Liputan6.com, Jakarta - Harga emas perhiasan sering menjadi sorotan bagi banyak individu, baik untuk investasi maupun kebutuhan gaya hidup. Namun, nilai perhiasan emas ini tidak statis; ia bergerak secara dinamis setiap hari, dipengaruhi oleh berbagai kondisi pasar global dan lokal.
Fluktuasi harga ini disebabkan oleh interaksi kompleks antara penawaran dan permintaan di pasar komoditas dunia, serta kebijakan ekonomi suatu negara. Memahami komponen-komponen yang membentuk harga akhir perhiasan emas sangat penting bagi konsumen agar dapat membuat keputusan pembelian yang cerdas dan terinformasi.
Mengutip CNBC, Minggu (17/8/2025), harga emas spot tercatat di level USD 3.336,66 per ons, nyaris tidak berubah dari hari sebelumnya, tetapi turun 1,8% sepanjang pekan. Sementara itu, kontrak emas berjangka AS ditutup mendatar di USD 3.382,6 per ons.
Advertisement
Sedangkan harga emas antam pada Sabtu kemarin Rp 13.000 menjadi Rp 1.896.000 per gram. Sementara harga jual kembali (buyback) juga anjlok Rp 13.000 menjadi Rp 1.742.000 per gram.Â
Artikel ini akan mengupas tuntas faktor-faktor utama yang memengaruhi penetapan harga emas perhiasan, mulai dari harga emas murni di pasar internasional hingga biaya pembuatan dan pajak.
Selain itu, akan dijelaskan pula bagaimana kadar emas atau karat memegang peranan krusial dalam menentukan nilai jual suatu perhiasan.
Faktor Penentu Harga Emas Perhiasan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5315549/original/006670400_1755162192-Gemini_Generated_Image_bswl70bswl70bswl.jpg)
Penentuan harga emas perhiasan melibatkan beberapa komponen fundamental yang saling berkaitan, menjadikannya lebih kompleks daripada sekadar harga emas batangan. Komponen-komponen ini memastikan bahwa nilai yang dibayarkan konsumen mencerminkan tidak hanya kemurnian logam, tetapi juga proses dan biaya terkait lainnya.
Salah satu faktor paling dominan adalah harga emas murni atau harga spot global, yang mengacu pada harga emas 24 karat (99,99% emas murni) di pasar internasional. Fluktuasi harga emas dunia secara langsung akan memengaruhi harga dasar dari setiap perhiasan yang dijual.
Selain harga emas murni, kadar emas atau karat juga menjadi penentu utama. Kadar emas atau karat adalah salah satu faktor utama yang menentukan harga perhiasan. Semakin tinggi kadar karatnya, semakin tinggi pula kandungan emas murni di dalamnya, sehingga harganya akan lebih mahal.
Karat menunjukkan persentase kandungan emas murni dalam perhiasan tersebut, yang secara langsung berkorelasi dengan nilainya.
Kemudian, ada biaya pembuatan atau ongkos, yang merupakan upah bagi pengrajin atau produsen. Selain harga emas murni, harga perhiasan juga mencakup biaya pembuatan atau ongkos. Biaya ini bervariasi tergantung pada tingkat kerumitan desain dan merek perhiasan.
Terakhir, pembelian emas perhiasan juga dikenakan pajak sesuai peraturan yang berlaku, seperti Pajak Pertambahan Nilai (PPN) di Indonesia, yang turut menambah komponen harga akhir.
Advertisement
Memahami Harga Emas Berdasarkan Karat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5311910/original/047327800_1754899447-Gemini_Generated_Image_6jihq16jihq16jih.jpg)
Karat adalah standar ukuran kemurnian emas yang sangat penting dalam menentukan nilai sebuah perhiasan. Emas murni adalah 24 karat, yang setara dengan 99,99% kandungan emas. Namun, perhiasan jarang dibuat dari emas 24 karat karena sifatnya yang terlalu lunak, sehingga mudah berubah bentuk atau rusak.
Untuk meningkatkan kekuatan dan daya tahan, emas sering dicampur dengan logam lain seperti tembaga, perak, atau nikel, menghasilkan paduan dengan karat yang lebih rendah. Semakin tinggi kadar karat, semakin besar kandungan emas murninya, dan tentu saja, semakin tinggi pula harganya.
Berikut adalah beberapa kadar emas yang umum ditemukan di pasaran:
- 24 Karat (99,99% Emas): Ini adalah emas murni, standar untuk emas batangan atau investasi, namun jarang digunakan untuk perhiasan yang sering dipakai karena terlalu lunak.
- 22 Karat (91,6% Emas): Kadar ini sering digunakan untuk perhiasan di beberapa negara, seperti India dan Timur Tengah, menawarkan keseimbangan antara kemurnian dan ketahanan.
- 18 Karat (75% Emas): Ini adalah kadar yang sangat populer untuk perhiasan di banyak negara, termasuk Indonesia, karena keseimbangan optimal antara kemurnian, kekuatan, dan warna yang menarik.
- 14 Karat (58,3% Emas): Kadar ini lebih tahan lama dan umumnya lebih terjangkau dibandingkan kadar yang lebih tinggi, cocok untuk perhiasan yang sering digunakan.
- 10 Karat (41,7% Emas): Ini adalah kadar emas terendah yang masih diakui sebagai "emas" di banyak yurisdiksi, menawarkan daya tahan yang sangat baik dengan harga yang lebih ekonomis.
Â
Rincian Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas 17 Agustus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
Harga Beli Emas Hari Ini di Raja Emas Indonesia
- K24* Rp 1.675.000
- K24 Rp 1.565.000
- K23 Rp 1.389.000
- K22 Rp 1.328.000
- K21 Rp 1.269.000
- K20 Rp 1.208.000
- K19 Rp 1.147.000
- K18 Rp 1.088.000
- K17 Rp 1.028.000
- K16 Rp 967.000
- K15 Rp 907.000
- K14 Rp 845.000
- K13 Rp 785.000
- K12 Rp 726.000
- K11 Rp 665.000
- K10 Rp 605.000
- K9 Rp 545.000
- K8 Rp 484.000
- K7 Rp 424.000
- K6 Rp 364.000
- K5 Rp 304.000.
Harga Emas Laku Emas Hari ini
- 24K (99%): Rp 1.583.000
- 23K: Rp 1.405.000
- 22K: Rp 1.347.000
- 21K: Rp 1.289.000
- 20K: Rp 1.227.000
- 19K: Rp 1.164.000
- 18K: Rp 1.101.000
- 17K: Rp 1.038.000
- 16K: Rp 975.000
- 15K: Rp 912.000
- 14K: Rp 851.000
- 13K: Rp 792.000
- 12K: Rp 729.000
- 11K: Rp 666.000
- 10K: Rp 605.000
- 9K: Rp 542.000
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312259/original/015934700_1754912642-Gemini_Generated_Image_3dknxr3dknxr3dkn.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540886/original/036683800_1774840988-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567485/original/057350700_1777282818-IMG_2719.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804912/original/080833100_1422933463-Ilustrasi-Pajak-150203-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4955660/original/092556500_1727567882-Screenshot_2024-09-29_065544.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5196560/original/068216900_1745413932-20250423-Perkotaan-ANG_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8418369/original/014453300_1782303715-Septian_Deny_3.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8408666/original/027545800_1782291949-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_18.58.49.jpeg)