Produksi Perdana Katoda Tembaga Dimulai, Smelter Freeport Jadi Model Hilirisasi

PT Freeport Indonesia memulai produksi katoda tembaga perdana dari smelter Manyar di Gresik. Lebih dari sekadar capaian teknis, proyek ini menjadi contoh hilirisasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat lokal melalui kolaborasi multi-pihak.

Diterbitkan 23 Juli 2025, 20:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Freeport Indonesia (PTFI) resmi memulai produksi perdana katoda tembaga dari smelter Manyar di Gresik, dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 441.000 ton. Ini menandai tonggak penting dalam agenda hilirisasi mineral nasional, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan industri bisa dirancang dengan pendekatan yang pro-rakyat.

Menurut laporan akhir riset Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (FEB UB) bertajuk "Membangun Kemitraan antara Masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Perusahaan untuk Optimalisasi Manfaat Hilirisasi" (2024), proyek ini dinilai berhasil melibatkan masyarakat sejak tahap awal pembangunan.

Salah satu bentuk kolaborasi tersebut adalah forum “Rembuk Akur”, yang membuka akses kerja bagi warga dari sembilan desa di sekitar kawasan industri (Ring 1).

Tak hanya tenaga kerja, kehadiran smelter Manyar juga mendorong pelibatan pelaku usaha lokal, khususnya UMKM. Mereka berkontribusi bukan hanya sebagai penyedia jasa katering dan logistik, tetapi juga melalui pengembangan sentra IKM seperti Songkok Kemuteran dan Mesin Logam Pelemwatu Menganti.

“Dengan kemitraan strategis, pelaku UMKM dapat mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok industri, yang pada akhirnya memperkuat ekosistem ekonomi lokal,” ungkap peneliti utama laporan FEB UB Hendi Subandi dalam keterangan tertulis, Rabu (23/7/2025).

Pendekatan kolaboratif ini dikenal sebagai model hexahelix, yang melibatkan enam unsur utama: perusahaan, pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, media, dan NGO. Riset FEB UB menilai model ini penting agar manfaat hilirisasi tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga berdampak sosial secara jangka panjang.

“Dengan melibatkan berbagai aktor dalam model kemitraan hexahelix, hilirisasi dapat menciptakan ekosistem yang inklusif dan berkelanjutan, memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat lokal,” lanjut Hendi.

 

Peningkatan Pendapatan Asli Daerah

Hal serupa juga ditegaskan dalam riset Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) bertajuk "Kajian Dampak Hilirisasi Industri Tambang terhadap Ekonomi, Sosial, dan Lingkungan". Studi ini menyoroti bahwa di daerah seperti Gresik, hilirisasi telah berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat — mulai dari rata-rata lama sekolah, usia harapan hidup, hingga penurunan angka stunting.

Menurut FEB UI, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor industri memungkinkan daerah meningkatkan belanja publik untuk pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar lainnya.

“Dengan pendapatan daerah yang meningkat, daerah-daerah hilirisasi kini memiliki kapasitas fiskal yang lebih baik untuk membiayai layanan dasar. Ini menunjukkan bahwa manfaat hilirisasi bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Nur Kholis, Wakil Kepala Pusat Ekonomi dan Bisnis Syariah FEB UI.

 

Menciptakan Nilai Bersama

Katoda tembaga yang diproduksi dari smelter Manyar akan menjadi bahan baku penting untuk industri kabel listrik, kendaraan listrik, hingga teknologi energi terbarukan. Dengan proses produksi yang terintegrasi dan kapasitas besar, fasilitas ini memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global.

Namun yang paling menonjol, hilirisasi di Gresik bukan sekadar soal angka produksi. Ini adalah bukti bahwa pembangunan industri bisa dikelola untuk menciptakan nilai bersama. Perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat tumbuh bersama dalam sebuah ekosistem yang saling menguatkan.

Gresik kini menjadi contoh nyata bahwa hilirisasi bukan hanya agenda nasional, tetapi juga peluang konkret untuk membangun ekonomi lokal dari bawah, dengan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh rakyat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6