Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI buka suara terkait langkah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dalam mencegah penyalahgunaan rekening perbankan untuk aktivitas ilegal dengan penghentian sementara transaksi atas rekening dormant.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan, BNI berkomitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku serta menindaklanjuti perhatian dan arahan dari regulator, termasuk PPATK.
"Nasabah tidak perlu khawatir, sebab kebijakan ini tidak akan memengaruhi dana dan data yang tersimpan. BNI menjamin keamanan dana dan data nasabah tetap terjaga," ujar Okki, di Jakarta, Rabu (21/5/2025).
Advertisement
Adapun bagi nasabah yang rekeningnya masuk dalam daftar penghentian sementara, pembukaan hanya dapat dilakukan atas persetujuan PPATK. Proses pembukaan blokir tersebut dapat dilakukan melalui PPATK, kantor cabang BNI, atau kantor pusat BNI.
Setelah blokir dibuka, nasabah dapat melakukan reaktivasi rekening dormant menjadi aktif kembali melalui kantor cabang BNI dengan membawa identitas diri (KTP) dan menyetor dana minimal sebesar Rp 100 ribu.
Â
Nasabah BNI Diminta Lakukan Ini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4193182/original/028205100_1665899951-16_oktober_2022-3.jpeg)
BNI juga mendorong nasabah untuk rutin menggunakan rekening agar tidak masuk kategori dormant. Aktivitas sederhana seperti setoran, transfer, atau pembayaran melalui kanal digital sudah cukup untuk menjaga rekening tetap aktif.
Selain itu, nasabah diimbau untuk secara berkala memperbarui data kontak seperti nomor ponsel dan alamat email agar tetap mendapatkan notifikasi penting dari bank, termasuk pemberitahuan mengenai status rekening dan informasi layanan lainnya.
"Melalui langkah ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran nasabah terhadap pentingnya menjaga keaktifan rekening sekaligus mendukung penguatan sistem keuangan nasional yang aman dan sehat," pungkas Okki.
Â
Advertisement
PPATK Blokir 28.000 Rekening Dormant
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1095898/original/089936600_1451317331-Gedung-PPATK-2.jpg)
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menghentikan sementara sebanyak 28.000 rekening pasif atau dormant selama 2024.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa masyarakat yang rekeningnya diblokir sementara dapat mengajukan reaktivasi di bank. Alternatif lain, kata Ivan, masyarakat dapat menghubungi PPATK untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait status rekeningnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Ivan usai sejumlah warganet mengeluhkan rekeningknya diblokir atas perintah PPATK. Salah satunya adalah pendiri Kaskus Andrew Darwis yang menyampaikannya melalui akun media sosial X, @adarwis.
Ivan menjelaskan bahwa pemblokiran sementara yang dilakukan terhadap rekening dormant atau pasif sesuai data perbankan yang diterima PPATK, dilakukan dengan tujuan untuk menghindari penyalahgunaan oleh pihak tidak berkepentingan, seperti tindak pidana.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5164799/original/043621100_1742183216-dbe96acd3b3529457b7c0146890290a1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3891937/original/009970800_1641016919-FOTO_000.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8520243/original/086003700_1782447581-063_2283364709.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519978/original/083186800_1782447080-063_2283364620.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264064/original/002049400_1782077143-kevin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513111/original/058658300_1782436597-063_2283345627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259465/original/002024800_1781501908-Manuel_Neuer.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8516358/original/046339900_1782441794-pepe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504143/original/019730100_1782424741-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264182/original/093339000_1782097612-063_2282690884.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258200/original/037838200_1781326433-000_B6XQ9ZM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258839/original/015610100_1781416618-IMG-20260614-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513884/original/037538000_1782437861-AP26176736605560.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5589373/original/030487200_1778144666-cek_fakta_-_BNI_undian.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5571098/original/071261400_1777603175-96a28de4-3f2c-4fb5-8afe-8e57ce6a425f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569453/original/043846100_1777442791-WhatsApp_Image_2026-04-29_at_9.05.23_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3199282/original/037231900_1596598987-Foto_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4193182/original/028205100_1665899951-16_oktober_2022-3.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563084/original/024539300_1776847031-1000296429.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563080/original/090654600_1776846991-1000296431.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5561829/original/014499100_1776761795-IMG_1065.jpeg)