Liputan6.com, Jakarta - Matahari hampir mencapai puncaknya di tengah hari ketika Ridwan (35) membawa sekantung besi bekas untuk ditimbang di sebuah lapak. Barang bekas tak terpakai itu dijualnya demi mendapatkan pundi-pundi rupiah.
Tak banyak yang dia bawa. Besi padat bekas yang dibungkus plastik putih itu ditimbang dengan total berat sekitar 15 kilogram (kg). Dia pulang dengan membawa sekitar Rp 60.000 dari sang pemilik lapak.
Tak berselang lama, ada Ujang (50) yang nampak membawa dua kantong kresek: satu untuk besi tua, lainnya untuk kaleng. Tak begitu banyak yang dibawa pulang olehnya. Berikutnya, ada Asep (55) membawa beberapa kawat yang sudah berkarat dan ditimbang dengan total 2 ons.
Advertisement
"Kalau harga besi, sekarang berapa bu?" tanya Asep, sebelum pergi meninggalkan lapak besi tua di kawasan Batutulis, Kota Bogor, Kamis (15/5/2025).
"Rp 4.000 per kg," sahut Irda, sang pemilik lapak pengepul besi tua.
Suasana tersebut memang lumrah ditemukan di lapak-lapak kecil pengepul besi tua di berbagai daerah. Timbangan dengan kapasitas kecil dan sedang pun sudah siap sedia menampung berat besi tua, kawat, kaleng, hingga kabel tembaga. Seluruhnya punya harga yang berbeda-beda.
Â
Harga Sedang Anjlok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1819217/original/095272300_1514971661-20180103-Metromini-JT1.jpg)
Usai meladeni 3 transaksi di siang itu, Irda mengungkapkan harga beli dari besi dan rongsokan yang ditampungnya. Besi padat dihargai Rp 4.000 per kilogram, sementara kaleng di harga Rp 3.000-3.500 per kilogram.
Harga tersebut terbilang murah atau sedang dalam posisi rendah. Jika kondisi sedang bagus, Irda bilang, besi padat dibeli dengan harga Rp 6.000 per kilogram.
"Sekarang lagi Rp 4.000, tapi ini harga lagi turun. Bagusnya itu di Rp 6.000," ujar Irda kepada Liputan6.com, Kamis (15/5/2025).
Â
Advertisement
Harga Turun dari Tahun Lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1819222/original/010089300_1514971665-20180103-Metromini-JT6.jpg)
Dia mengisahkan, harga beli Rp 4.000 itu setidaknya sudah bertahan selama lebih dari 1 tahun. Alhasil, pendapatannya pun ikut susut karena harga jual ke pabrik ikut turun.
"Kalau lapak kecil kita cuma ngambil untung Rp 500 buat jual ke pabrik. Kalau pengepul besar biasanya ambil Rp 1.000 per kilogram. Tapi emang pabriknya juga lagi susah (mengambil barang dari lapak/pengepul)," tuturnya.
Dia bilang, bisnis besi tua ini naik turun. Saat ini dia hanya mengirim setidaknya 2 bulan sekali ke pabrik langganannya. Padahal, pada beberapa tahun lalu bisa setiap minggu mengirim besi bekas ke pabrik untuk di daur ulang.
Â
Harga Hancur
Keluhan serupa disampaikan Sandi. Pengepul besi tua, elektronik bekas, hingga barang rongsokkan itu mengaku saat ini harganya sedang turun jauh.
"Harga lagi hancur, merosot jauh, terutama jenis besi. Sekarang Rp 3.500-4.000 per kilogram, biasanya Rp 4.500-6.000 per kilogram," katanya, kepada Liputan6.com.
Menurutnya, penurunan harga ini terjadi setelah Hari Raya Idulfitri, beberapa bulan lalu. Ditengah kondisi harga tak menentu ini, Sandi biasanya mengalihkan barang bekas yang dikumpulkannya ke pabrik atau ke pengepul lain.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2221001/original/037858100_1744884266-1000040387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1359341/original/019824900_1475129208-rongsok.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259258/original/056986600_1781493541-3549582318816429688.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4658385/original/082893300_1700632786-towfiqu-barbhuiya-jpqyfK7GB4w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8593110/original/089156300_1782561611-44838.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540886/original/036683800_1774840988-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567485/original/057350700_1777282818-IMG_2719.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/804912/original/080833100_1422933463-Ilustrasi-Pajak-150203-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3985849/original/021111300_1649154108-20220405-Bank-Dunia-Ekonomi-Indonesia-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4955660/original/092556500_1727567882-Screenshot_2024-09-29_065544.jpg)