Emas Batangan vs Perhiasan: Mana Lebih Menguntungkan untuk Investasi?

Perbandingan emas batangan dan emas perhiasan, serta tips investasi emas yang menguntungkan, dengan mempertimbangkan waktu beli dan jual.

Diterbitkan 02 Mei 2025, 18:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas menjadi perhatian pada 2025. Apalagi harga emas cenderung naik hingga tembus rekor tertinggi.

Harga emas dunia mencapai level tertinggi ke posisi USD 3.500,03 per ounce pada pekan lalu. Kenaikan harga emas dunia ini seiring emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global dan geopolitik.

Mengutip Antara, Jumat (2/5/2025), salah satu penyebab harga emas melonjak seiring pengumuman tarif oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berdampak pada ketidakpastian tinggi ekonomi global sehingga meningkatkan risiko resesi terutama di Amerika Serikat.

Selain tarif, konflik perdagangan antara AS dan China yang memanas turut mendorong orang memilih membeli emas.

Seiring harga emas dunia yang menguat juga berdampak terhadap harga emas lokal. Hal ini ditunjukkan dari harga emas antam ukuran 1 gram di Pegadaian menyentuh posisi Rp 2.010.000 pada Jumat, 2 Mei 2025.

Di tengah kenaikan harga emas global tersebut mungkin menimbulkan pertanyaan lebih baik investasi di emas batangan atau perhiasan? Apalagi bagi perempuan yang suka membeli perhiasan emas tidak hanya untuk mempercantik penampilan tetapi juga ingin investasi. Mungkin terbersit pertanyaan apa perbedaan investasi di emas batangan dan perhiasan? Kapan waktu terbaik membeli dan menjual emas?

Investasi emas, baik dalam bentuk batangan maupun perhiasan, menjadi pilihan populer untuk mengamankan aset. Namun, perbedaan harga dan nilai jual kembali antara emas Antam (batangan) dan emas perhiasan seringkali membingungkan calon investor. 

Secara umum, emas batangan, terutama yang dikeluarkan oleh Antam, lebih likuid dan memiliki nilai jual kembali yang lebih tinggi dibandingkan emas perhiasan. Hal ini karena emas batangan memiliki kadar emas murni yang terstandarisasi dan bebas dari biaya tambahan seperti ongkos pembuatan dan desain yang terdapat pada perhiasan.

Harga Emas Batangan vs Perhiasan

Harga emas Antam ditentukan oleh harga emas dunia dan diumumkan setiap harinya. Anda dapat dengan mudah menemukan informasi harga emas Antam di situs resmi Logam Mulia atau di berbagai platform jual beli online. Harga emas Antam bervariasi tergantung beratnya, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.

Sementara itu, harga emas perhiasan jauh lebih tinggi daripada harga emas batangan dengan kadar yang sama. Selisih harga ini mencakup biaya pembuatan, desain, dan merek perhiasan. Semakin rumit desain dan semakin terkenal mereknya, semakin tinggi pula harga jualnya. Saat dijual kembali, emas perhiasan akan mengalami penurunan nilai yang signifikan karena biaya pembuatan tidak akan dikembalikan. Selain itu, harga emas perhiasan cenderung lebih cepat berubah-ubah.

Sebagai gambaran, jika Anda membeli emas perhiasan dengan kadar emas 24 karat seberat 1 gram dengan harga Rp2.500.000, maka saat dijual kembali, Anda mungkin hanya akan mendapatkan harga sekitar Rp2.000.000 atau bahkan kurang, tergantung kondisi pasar dan desain perhiasan.

Faktor Upah Produksi

Mengutip laman logammulia.com, harga emas perhiasan dan batangan juga dipengaruhi faktor upah produksi. Proses produksi emas batangan memakai mesin-mesin berteknologi tinggi untuk membuat produk emas dengan hasil presisi tinggi. Biaya produksi yang dikeluarkan untuk proses pemurnian emas batangan juga cukup besar.

Sementara itu, produk emas perhiasan umumnya dibuat oleh para pengrajin. Proses pembuatan perhiasan juga umumnya membutuhkan ketelitian dan pemahaman seni estetika yang baik. Sehingga, selain memiliki nilai investasi, perhiasan Emas juga mengandung nilai keindahan.

Semakin rumit dan detail desain perhiasan emas, harganya pun akan semakin tinggi. Biaya produksi perhiasan emas akan dibebankan kepada pembeli saat mereka membeli perhiasan tersebut. Sayangnya, biaya tambahan ini tidak akan dihitung saat Anda memutuskan untuk menjual perhiasan tersebut dikemudian hari, karena toko emas tempat Anda menjual perhiasan hanya akan membayar nilai emasnya saja tanpa biaya pembuatan perhiasannya.

Faktor Lainnya

Faktor Kemurnian

Emas perhiasan pada umumnya sudah tidak memiliki kadar Emas yang benar-benar murni. Melainkan, sudah terdapat campuran logam di dalamnya. Sebaliknya, Emas batangan merupakan jenis Emas murni atau Fine Gold (FG).

Segmen Pasar

Konsumen membeli emas batangan untuk digunakan sebagai instrumen investasi. Sedangkan perhiasan emas diminati tidak hanya sebagai alat investasi tetapi juga mempercantik penampilan.

 Waktu Beli Emas

Waktu terbaik untuk membeli emas adalah ketika harga emas dunia sedang turun. Namun, memprediksi pergerakan harga emas bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, investasi emas sebaiknya dilakukan secara bertahap dan jangka panjang. Jangan terburu-buru membeli emas hanya karena harga sedang naik, dan jangan panik menjual emas hanya karena harga sedang turun.

Saat menjual emas, pastikan Anda menjualnya di tempat yang terpercaya dan memberikan harga yang kompetitif. Perhatikan juga biaya administrasi atau potongan harga yang dikenakan. Untuk emas Antam, Anda bisa menjualnya kembali ke gerai resmi Logam Mulia.

 

Investasi Emas Mana yang Menguntungkan?

Baik investasi emas perhiasan maupun emas batangan memang memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

Investasi emas batangan, misalnya dengan menggunakan Emas ANTAM LM memang sangat menguntungkan. Kadar Emas ANTAM LM mencapai 999.9 dan sudah memperoleh akreditasi dari London Bullion Market Association (LBMA). Selain itu, teknologi CertiCard juga membantu memastikan produk emas batangan ANTAM LM terjamin keasliannya.

Sementara itu, emas perhiasan biasanya sudah tidak lagi berbentuk emas murni. Perhiasan emas biasanya sudah dicampuri dengan kandungan logam lainnya. Hal ini karena emas murni merupakan jenis logam lunak yang sangat mudah berubah bentuk. Sehingga, campuran logam lainnya dibutuhkan agar perhiasan Emas tersebut menjadi lebih kuat dan awet.

Namun, kadar campuran logam tersebut akan sangat mempengaruhi nilai buyback. Semakin besar kadar logam campuran di dalam perhiasan tersebut, nilai jualnya pun menjadi semakin rendah.

Saat membeli perhiasan Emas, Anda akan dikenakan biaya pembuatan yang biasanya sebesar 15 – 20% dari harga Emas. Sedangkan, biaya buyback perhiasan Emas hanya berdasarkan nilai kadar Emas pada perhiasan tersebut. Sehingga, perhiasan Emas memang kurang menguntungkan apabila Anda ingin berinvestasi dengan target jangka panjang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6