Liputan6.com, Jakarta Di balik perbukitan Priangan Timur, terdapat sebuah stasiun yang pernah menjadi saksi bisu kejayaan kereta api di masa lalu—Stasiun Cikajang.
Stasiun ini tercatat sebagai stasiun tertinggi di Indonesia, berada di ketinggian 1.246 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Status ini melewati Stasiun Nagreg yang saat ini menjadi stasiun aktif tertinggi dengan ketinggian 848 mdpl.
Advertisement
"Sejak jalur Cibatu–Garut–Cikajang dihentikan operasionalnya pada tahun 1982, Stasiun Cikajang pun ikut terbengkalai selama lebih dari empat dekade. Namun sejarahnya tetap abadi dalam ingatan para pecinta kereta api," ungkap Pengamat transportasi Djoko Setijowarno dalam tulisannya yang dikutip Liputan6.com, Rabu (23/4/2025).
Jalur Sulit yang Menjadi Tantangan Besar
Pembangunan jalur kereta api Cibatu–Garut–Cikajang rampung pada tahun 1930. Proyek ini disebut sebagai salah satu yang tersulit di masanya.
"Kepala proyek saat itu, R.H.J Spanjaard, menyebutkan bahwa medan yang berat dan penuh tanjakan membuat pembangunan jalur ini menjadi tantangan besar," kata Djoko.
Dia menjelaskan, tidak semua lokomotif bisa melintasinya. Hanya lokomotif-lokomotif berat seperti CC10, CC50, D14, dan DD52 yang mampu melayani jalur terjal ini.
Rute rel kereta api sepanjang 47 kilometer dari Cibatu ke Cikajang—dengan jalur Garut–Cikajang sepanjang 28 kilometer—melewati stasiun-stasiun seperti Wanaraja, Karangpawitan, Garut, Samarang, Kamojan (922 mdpl), Bayongbong (997 mdpl), hingga Cisurupan (1.216 mdpl).
Â
Jalur Strategis untuk Transportasi dan Perkebunan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5195936/original/009259800_1745387923-WhatsApp_Image_2025-04-23_at_08.33.47.jpeg)
Stasiun Cikajang pada awalnya tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga menjadi jalur vital untuk angkutan hasil perkebunan.
Cikajang dikenal sebagai salah satu sentra produksi teh di Kabupaten Garut. Di masa kolonial Belanda, setidaknya ada lima perkebunan teh besar di kawasan ini: Giriwas, Cisaruni, Cikajang, Papandayan, dan Darajat.
Jalur kereta ini sangat membantu pengangkutan hasil teh dan pertanian lainnya menuju pusat distribusi, menjadikannya urat nadi ekonomi wilayah selatan Garut di masa lampau.
Â
Advertisement
Upaya Reaktivasi dan Harapan Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5195934/original/001670300_1745387898-WhatsApp_Image_2025-04-23_at_08.33.45.jpeg)
Jalur Cibatu–Garut yang merupakan bagian dari lintasan menuju Cikajang telah kembali diaktifkan sejak 22 Maret 2022 setelah 39 tahun nonaktif.
PT KAI membangun kembali jalur sepanjang 19,3 kilometer tersebut dalam waktu dua tahun, sejak 2019 hingga 2022.
Reaktivasi ini membawa harapan baru bagi kebangkitan ekonomi dan pariwisata Garut. Dengan potensi alam yang luar biasa, termasuk wisata sejarah dan pegunungan, jalur ini bisa menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.
"Reaktivasi hingga Cikajang pun menjadi harapan berikutnya, agar stasiun tertinggi ini bisa kembali "hidup" dan menjadi bagian dari kemajuan transportasi dan pariwisata di wilayah Priangan Timur," pungkas Djoko.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/164/original/089229800_1562306521-WhatsApp_Image_2019-07-05_at_12.56.31.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5195937/original/061493000_1745387950-WhatsApp_Image_2025-04-23_at_08.33.45__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)