Sukses

Waktu Tempuh Naik Kereta Cepat Jakarta Bandung Tercepat Cuma 36 Menit, Jam Operasi Dimulai Pukul 5.30 Pagi

Liputan6.com, Jakarta Proyek kereta cepat Jakarta Bandung masih terus dirampungkan sebelum benar-benar siap beroperasi. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berencana mengoperasikan api cepat Jakarta Bandung sebanyak 68 kereta per hari.

Nantinya, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengungkapkan tarif yang diberlakukan sebesar Rp 250 ribu untuk jarak jauh dan terdekat Rp 125 ribu.

"Ini sekama 3 tahun pertama dan berikutnya kita tetapkan tarif sesuai dengan studi demand forecast Polar UI berdasarkan kemampuan daya beli masyarakat terhadap pelayanan kereta api cepat Jakarta Bandung," jelas dia saat raker dengan Komisi V DPR, Kamis (9/12/2022).

Dalam pemaparannya menyebutkan bila jam operasional kereta dimulai pukul  05.30 sampai 22.00 WIB. Dengan waktu peak periode pukul 05.30 sampai 8.15 WIB dan 16.00 sampai 19.00 WIB.

Kereta api cepat Jakarta Bandung akan dilayani 4 stasiun pemberhentian. Lokasinya di Stasiun Halim, Karawang, Padalarang dan Tegal Alur.

"Waktu tempuh total 36 menit dengan catatan langsung kalau berhenti di semua stasiun maka waktu tempuh total perjalanan 43 menit sampai 45 menit," jelas dia.

Progres pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) sudah mencapai 91,70 persen. Sedangkan proyek yang akan dibangun sepanjang 142,3 kilometer (km) dirancang memiliki 4 stasiun yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, dan satu Depo di Tegalluar.

"Progres konstruksi sampai dengan Desember 2022 sebesar 91,70 persen berdasarkan perhitungan nilai investasi aktual yang telah dikeluarkan oleh kontraktor," kata Plt. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal melansir Antara di Jakarta, Kamis (8/12/2022).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Rincian Proyek

 

Adapun progres pembangunan masing-masing stasiun kereta cepat Jakarta Bandung, yaitu Stasiun Halim mencapai 74,19 persen, Stasiun Karawang 72,72 persen, Stasiun Padalarang 11,19 persen, Stasiun Tegalluar 86,29 persen, dan Depo Tegalluar mencapai 76,67 persen.

Pengerjaan jembatan mencapai 97,27 persen, konstruksi tanah dasar (subgrade) mencapai 80,41 persen, dan pengerjaan terowongan mencapai 99,48 persen.

Risal menyampaikan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) sebagai regulator turut menyiapkan operasional melalui sertifikasi sumber daya manusia, pengujian kelayakan sarana dan prasarana, serta penilaian keamanan.

"Untuk mendukung pengoperasian pada Juni 2023, didahului dengan commissioning test, integrasi, serta trial pengoperasian," ujarnya.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS