Sukses

Top 3: Siap-Siap Bunga Kredit Bank Naik

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI akan melakukan penyesuaian suku bunga. Hal ini sebagai upaya mengikuti langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali mengerek suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps), dari sebelumnya 3,75 persen menjadi 4,25 persen.

Namun secara teknis, penyesuaian suku bunga kredit tidak bisa dilakukan serta merta begitu suku bunga acuan berubah.

Rencana kenaikan bunga bank oleh BRI ini menjadi perhatian pembaca. Selain itu, masih ada berita lain yang tak kalah menarik.

Berikut daftar berita yang paling banyak dibaca di kanal Bisnis Liputan6.om, Selasa (27/9/2022):

1. Siap-Siap, Bunga Kredit BRI Bakal Naik

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI akan melakukan penyesuaian suku bunga. Hal ini sebagai upaya mengikuti langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali mengerek suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps), dari sebelumnya 3,75 persen menjadi 4,25 persen.

Namun secara teknis, penyesuaian suku bunga kredit tidak bisa dilakukan serta merta begitu suku bunga acuan berubah.

"Hal tersebut dikarenakan oleh berbagai faktor, diantaranya faktor likuiditas serta struktur simpanan dan pinjaman yang berbeda beda antar masing-masing bank," ujar Corporate Secretary BRI Aestika Oryza kepada Merdeka.com di Jakarta, Senin (26/9/2022).

Aestika memproyeksikan, kenaikan suku bunga acuan akan menyebabkan peningkatan perebutan dana di masyarakat. Akan tetapi, perebutan dana di masyarakat tidak akan seketat pada saat pertumbuhan kredit mencapai double digit.

Baca artikel selengkapnya di sini

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

2. Update Harga Emas Antam Hari Ini, Cek Rincian Harga Jual dan Harga Beli

Emas telah menjadi pilihan masyarakat untuk berinvestasi. Pergerakan harga emas di Indonesia terus berubah mengikuti harga pasar dunia. Seperti harga emas Antam yang dijual di Indonesia.

Sejatinya, waktu yang tepat untuk mulai atau menambah pundi investasi emas adalah ketika memiliki uang untuk investasi. Jangan menunda jika memang ingin menjadikan emas sebagai simpanan investasi. 

Berdasarkan pengalaman, dalam jangka panjang emas yang dikenal sebagai produk investasi kebal inflasi ini, kerap mencatatkan tren kenaikan harga. Dari sini, masyarakat bisa mendapatkan cuan dari investasinya.

Di Indonesia masyarakat bisa mendapatkan beberapa jenis emas. Salah satu yang banyak diburu masyarakat adalah emas yang diproduksi PT Aneka Tambang atau emas Antam. 

Baca artikel selengkapnya di sini

3 dari 3 halaman

Sri Mulyani Prediksi Banyak Negara Resesi di 2023

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap tingkat pertumbuhan ekonomi banyak negara mulai melemah. Pelemahan ini terjadi sejak kuartal II 2022.

Atas kondisi demikian, sejumlah negara diprediksi mengalami resesi di 2023. Alasannya, tren pelemahan pertumbuhan ekonomi sejak kuartla II, akan terus terjadi hingga akhir tahun 2022.

"Tren terjadinya peelemahan sudah terlihat mulai Q2 di berbagai negara dan akan semakin dalam pada Q3 dan Q4, sehinga prediksi mengenai pertumbuhan ekonomi tahun ini dan tahun depan termasuk kemungkinan terjadi resesi mulai muncul," ungkapnya dalam konferensi pers APBN KITA, Senin (26/9/2022).

Dalam situasi ekonomi global yang tengah bergejolak sampai Agustus 2022, Indonesia mencatatkan pertumbuhan positif di kuartal II 2022. Ekonomi Indonesia tumbuh 5,4 persen.

Baca artikel selengkapnya di sini

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.