Sukses

Senyum Pemudik Usai Dibantu Layanan Mobil Keliling Kemenhub pada Mudik Lebaran 2022

Liputan6.com, Jakarta - Tak terasa libur Lebaran 2022 telah usai. Jutaan penduduk di Indonesia memanfaatkan momen Idul Fitri tahun ini dengan mudik ke kampung halaman. Maklum, selama dua tahun sebelumnya kegiatan mudik dilarang karena adanya pandemi Covid-19. 

Meski pergerakan masyarakat sangat masif, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan bahwa mudik Lebaran 2022 berjalan dengan cukup sukses dan lancar.

Tentunya, kesuksesan tersebut tentu tidak terlepas dari kerja keras para petugas yang tak kenal lelah melayani masyarakat.

Dalam video Mobil Pelayanan Keliling Kemenhub, Sabtu (11/6/2022), untuk pertama kalinya dalam masa mudik Lebaran, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub menyediakan Mobil Pelayanan Keliling. Layanan ini hadir guna memberikan pelayanan gratis membantu pemudik yang mengalami berbagai kendala di perjalanan.

Tanpa kenal lelah dan keluh, seluruh tim petugas Mobil Pelayanan Keliling bekerja melayani pemudik dan masyarakat selama 24 jam.

Bekerja sama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY, dan Banten, Mobil Pelayanan Keliling hadir di beberapa rute yang menjadi prioritas jalur patroli.

Disediakan peralatan penunjang berkendara dalam mobil patroli antara lain: Bahan Bakar Minyak (BBM), kunci-kunci, Dongkrak, P3K, jas hujan, traffic cone, segitiga pengaman, stick lamp, perlengkapan protokol kesehatan, hingga makanan dan minuman kemasan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub bangga dapat melayani dan membantu sepenuh hati demi menghantarkan masyarakat Indonesia merayakan Idul Fitri Bertemu dengan handai tolan melepas rindu merajut silaturahmi.

Dalam video tersebut, terdapat beberapa respons dari para pemudik Lebaran 2022 yang dibantu melalui mobil layanan keliling.

“Kementerian Perhubungan Dirjen Hubdat yang telah membantu masalah mobil kita,” ujar pemudik.

“Setelah dipinjemin dongkrak alhamdulillah bisa diganti. Alhamdulillah berkat Kementerian Perhubungan Darat sudah teratasi pak, lumayan lah,” ucap pemudik lainnya.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Penanganan Mudik Lebaran 2022 Lebih Sukses Dibanding Sebelum Pandemi

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, penyelenggaraan transportasi mudik pada Lebaran 2022 lebih sukses jika dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelum masa pandemi.

“Pengendalian transportasi mudik 2022 telah berlangsung sukses dibandingkan dengan mudik sebelum masa pandemik. Mudik lebaran merupakan tradisi turun temurun dari era kolonial Belanda,” kata Menhub dalam penganugerahan Gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) dari Universitas Gadjah Mada kepada Menhub Budi, di UGM, Senin (23/5/2022).

Menurut Menhub, mudik berhasil tahun 2022 ini dimungkinkan dengan semakin berkembangnya teknologi transportasi massal seperti kereta, bis, kapal, pesawat udara, dan kendaraan pribadi, serta masifnya pembangunan infrastruktur transportasi.

“Presiden Jokowi mengakui keberhasilan penanganan mudik tahun ini. Beliau mengapresiasi karena tidak ada pemudik yang terjebak dalam kemacetan yang terlampau lama (24 jam atau lebih),” kata Menhub.

Berdasarkan hasil Survei oleh Indikator Politik dan SMRC tahun 2022 menyatakan, mayoritas responden puas dengan kinerja pemerintah terkait arus mudik 2022.

“Sebanyak 76,7 persen responden puas dengan kinerja pemerintah, termasuk dalam hal ini Kementerian Perhubungan. Dilihat dari sisi keselamatan, jumlah kecelakaan menurun drastis,” ujar Menhub.

Di sisi lain, data Jasa Raharja menyatakan, secara keseluruhan jumlah santunan yang diserahkan Jasa Raharja pada periode mudik 2022 turun 50 persen. Moda udara juga berhasil mengakomodasi pelayanan mudik meskipun dengan armada yang berkurang akibat krisis pandemi dan ekonomi.

 

3 dari 3 halaman

Hasil Kolaborasi

Menhub menegaskan, keberhasilan pengelolaan transportasi mudik tahun ini adalah hasil kolaborasi Kementerian Perhubungan bersama Lembaga DPR, Kemenko PMK, Kementerian Lembaga, POLRI, Akademisi, dan juga media.

Hal ini menjadi bukti keberhasilan sektor transportasi dalam merajut keberagaman melalui kolaborasi, dan silaturahmi baik secara religi maupun secara budaya antar masyarakat, antar budaya, antar suku dan agama.

“Pelaksanaan mudik gratis baik yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, BUMN, swasta serta komunitas juga merupakan bentuk pelayanan mudik terhadap masyarakat,” pungkas Budi Karya Sumadi.