Sukses

Konsep Rumah Tropis Makin Banyak Diminati Masyarakat

Liputan6.com, Jakarta Indonesia merupakan Negara tropis yang memiliki rata-rata suhu udara yang tinggi antara 23,5 derajat LU hingga 23,5 derajat LS dan curah hujan yang tinggi. Dengan memiliki iklim tropis seperti ini, tak heran saat ini banyak dijumpai gaya arsitektur yang menghadirkan gaya Tropical.

Salah satunya adalah desain hunian di Jakarta Barat yaitu Yarra Cluster by Anwa Residence Puri. Memiliki desain arsitektur khas Negara tropis, di mana Yarra Cluster menggunakan jendela dengan ukuran yang besar. Sehingga rumah yang ditempati menjadi terasa sejuk dan nyaman.

Penggunaan jendela besar untuk melancarkan pengaliran udara juga menambah pencahayaan yang masuk keruangan pada siang hari, jika dipadukan dengan ruang void yang luas akan berfungsi sebagai kantung udara yang akan membawa hawa kesegaran di rumah.

“Kami sadar betul di mana Indonesia adalah Negara tropis, untuk itu Anwa Residence Puri menghadirkan hunian modern dengan konsep dan gaya arsitektur tropical. Di mana konsep yang kami tawarkan lebih sejuk dan nyaman ditempati, karna banyak bukaan-bukaan untuk sirkulasi udara," jelas Direktur PT Kartunindo Perkasa Abadi, Kenny Glorious Andwa dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (22/5/2022).

Dengan kecocokan desain arsitektur tropical dengan iklim Indonesia, tentunya hunian ini telah banyak diincar oleh masyarakat. Hal ini pun dapat dibuktikan dengan unit-unit yang di jual oleh Anwa Residence Puri terjual 90 persen, sejak soft launching di Bulan Oktober 2021 lalu hingga Maret 2022.

“Sejak soft launching dibulan Oktober 2021 lalu, Yarra Cluster telah banyak menarik perhatian para masyarakat. Sebab, ini merupakan perumahan pertama di Jakarta Barat yang memiliki konsep Modern Tropical Lifestyle. Memiliki 3 tipe unit yaitu 60/98, 72/132, dan 120/185, yang keseluruhan tipe tersebut memiliki ketinggian 3 meter antara lantai dan plafon rumah.” tambahnya.

Memiliki rumah yang nyaman dengan kualitas udara yang bersih tentunya dapat membuat kualitas hidup pun meningkat, tidak hanya itu saja YARRA Cluster pun dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya seperti sport club, smart home system, one gate system, panic button, dan underground cable network.

Yarra Cluster by Anwa Residence Puri yang berlokasi di Jakarta Barat dibandrol dengan harga di kisaran Rp 2 miliar.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 3 halaman

Siap-Siap, Bunga KPR Bakal Meroket

Suku bunga perbankan termasuk kredit pemilikan rumah (KPR) dipercaya bakal naik. Hal ini sebagai imbas kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sebesar 50 basis poin (bps).

Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, bunga KPR biasanya merespon cepat kenaikan suku bunga acuan.

"Yang perlu jadi kekhawatiran adalah naiknya bunga pinjaman di dalam negeri. Paling cepat penyesuaian suku bunga KPR dan kredit kendaraan bermotor," kata Bhima kepada Liputan6.com, Jumat (6/5/2022).

Menurut perhitungannya, yang terdampak peningkatan BI 7 Day Reverse Repo Rate adalah KPR dengan bunga floating. Dia memperkirakan kenaikannya bisa mencapai 1-2 persen di tahun ini, dari 7,5 persen menjadi 9,5 persen.

"Bunga floating KPR diperkirakan akan naik tahun ini. Membuat milenial makin sulit punya rumah," sebut Bhima.

Sebagai catatan, bunga KPR sempat ikut terkerek naik saat BI melakukan pengetatan moneter pada 2018 silam. Kala itu, suku bunga acuan BI7DRRR meningkat 50 bps dari 5,5 persen di Mei 2018 menjadi 6 persen di November 2018.

Alhasil, rata-rata bunga KPR juga melonjak dari 9,49 persen menjadi 10,7 persen.

Kondisi serupa bisa saja terjadi jika Bank Indonesia kembali meningkatkan suku bunga acuan dalam rapat dewan gubernur per Mei 2022 ini. Bhima bahkan memperkirakan, bank sentral bakal mengangkat suku bunga acuan selama tiga bulan beruntun hingga sebesar 75 bps, atau setara 0,75 persen.

"Mei ini mulai 25 bps. Bisa berlanjut 25-50 bps dalam 3 bulan ke depan," ujar dia.

3 dari 3 halaman

Tok! The Fed Menaikkan Suku Bunga, Terbesar dalam 2 Dekade

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar setengah poin persentase. Ini menjadi langkah paling agresif bank sentral ini melawan inflasi tertinggi selama 40 tahun.

“Inflasi terlalu tinggi dan kami memahami kesulitan yang ditimbulkannya. Kami bergerak cepat untuk menurunkannya kembali," kata Ketua Fed Jerome Powell melalui konferensi pers, yang ia buka dengan pidato langsung yang tidak biasa dengan menyebut "rakyat Amerika."

Dia mengakui beban inflasi ditanggung pada orang-orang berpenghasilan rendah. Namun ditegaskan jika pihaknya sangat berkomitmen untuk memulihkan stabilitas harga."

Dia mengakui jika kenaikan suku bunga 50 basis poin akan berdampak, meskipun kemungkinan tidak ada yang lebih agresif dari angka ini.

Tingkat suku bunga The Fed menetapkan berapa banyak bank membebankan bunga satu sama lain untuk pinjaman jangka pendek, tetapi juga terkait dengan berbagai tingkat utang konsumen yang dapat disesuaikan.