Sukses

BSI Optimistis Catat Pertumbuhan Positif di Kuartal II

Liputan6.com, Jakarta Bank Syariah Indonesia (BSI) optimistis bakal catat pertumbuhan positif di kuartal II 2021.

Hal ini dikarenakan perseroan telah mencatat pertumbuhan positif di kuartal I 2021 ini. Sebagai informasi, BSI mencatatkan laba bersih Rp 742 miliar pada triwulan 1 2021, atau naik 12,85 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp 657 miliar.

"Kalau melihat market industri sampai dengan kuartal I2021 itu masih flat. Nah menariknya, di BSI kita year to date saja sudah tumbuh positif, khususnya di segmen-segmen yang disampaikan tadi," ujar Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho dalam konferensi pers, Kamis (6/5/2021).

Dirinya berujar, segmen wholesale BSI masih flat sampai dengan kuartal I 2021, demikian pula di kuartal II 2021. Kendati, pihaknya memprediksi, pertumbuhan BSI masih akan mencapai double digit karena masih ada dampak qanun Aceh di semester II 2020.

Qanun sendiri merupakan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang kegiatan lembaga keuangan dalam rangka mewujudkan ekonomi masyarakat Aceh yang adil dan sejahtera dalam naungan Syariat Islam. Di Aceh, lembaga pembiayaan diharuskan berprinsip syariah.

"Sedangkan di tahun lalu kita ingat kuartal II-2020 belum masuk qanun," katanya.

Untuk pembiayaan, pertumbuhannya di kuartal II 2021 juga diperkirakan BSI bisa mencapai double digit dengan penyumbang dari segmen konsumer, gadai, UMKM, dan mikro.

"Tahun ini, full year berapa? Kita masih belum bisa melihat, tapi kalau sekitar 9-10 persen itu angka yang masih masuk akal. Tapi kita wait and see pertumbuhannya seperti apa," tandasnya.

2 dari 3 halaman

BSI Bukukan Laba Rp 742 Miliar di Kuartal I 2021

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan Laba Bersih Rp742 miliar pada triwulan 1 2021, atau naik 12.85 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp657 miliar.

Kenaikan kinerja triwulan 1 2021 didorong oleh kenaikan pendapatan margin dan bagi hasil sampai triwulan 1 2021 sebesar 5,16 persen secara year on year (yoy).

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan, kenaikan Laba ini didorong oleh ekspansi pembiayaan dan kenaikan dana murah yang optimal sehingga cost of fund atau biaya dana bagian dari keuntungan bank menjadi lebih besar.

"Untuk meningkatkan kinerja, pada tahun ini BSI fokus ke empat hal diantaranya mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat dan sustain, memanage efisiensi, akselerasi kapabilitas digital dan integrasi operasional pasca merger," kata Hery dalam konferensi pers, Kamis (6/5/2021).

Dengan pertumbuhan laba yang tinggi, BSI dapat meningkatkan rasio profitabilitas ditandai dengan meningkatnya ROE (Return on Equity) dari 11,19 persen per Desember 2020 menjadi 14,12 persen per Maret 2021.

Hingga triwulan I 2021, BSI juga berhasil mencatatkan total aset sebesar Rp 234,4 triliun naik 12,65 persen secara year on year (yoy) dibanding tahun 2020 sebesar Rp 208,1 triliun. BSI juga mencatat kenaikan rasio permodalan atau CAR menjadi 23,1 persen di triwulan 1 2021.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: