Di tengah Pandemi Covid-19, Sri Mulyani Tetap Komitmen Atasi Perubahan Iklim

Pemerintah telah menempuh berbagai kebijakan untuk menjawab tantangan atas terjadinya berbagai kekacauan perekonomian dalam negeri akibat pandemi Covid-19.

Diperbarui 02 November 2020, 13:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah sangat berkomitmen membantu penyelesaian dua permasalahan berat yang tengah dihadapi dunia. Masalah pertama adalah pandemi global Covid-19 dan masalah kedua adalah perubahan iklim.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, pemerintah terus menangani dua masalah utama tersebut. Namun memang saat ini pemerintah tengah fokus untuk menyelesaikan dampak dari pandemi Covid-19.

"Sementara kami fokus menangani masalah risiko Covid-19 ini. Bukan berarti pemerintah Indonesia menempatkan risiko kedua (perubahan iklim) karena sangat penting, secara global," ujar dia dalam webinar oleh PLN bertajuk "PLN Go Green and Sustainable", Senin (2/11/2020).

Sri Mulyani melanjutkan, pemerintah telah menempuh berbagai kebijakan untuk menjawab tantangan atas terjadinya berbagai kekacauan, seperti terganggunya perekonomian dalam negeri akibat pandemi Covid-19. Adapun kebijakan yang diambil mulai dari bidang kesehatan, sosial, ekonomi, serta keuangan.

"Kami memperbaiki atau meningkatkan perlindungan sosial kami terutama bagi masyarakat miskin yang sangat rentan selama Covid-19 ini. Kami juga meningkatkan dukungan kami untuk Usaha Kecil Menengah (UKM) termasuk juga komunitas bisnis umum. karena mereka semua tanpa pandang bulu telah terpengaruh parah oleh Covid-19," jelasnya.

 

Saksikan video pilihan berikut ini:

Energi Baru Terbarukan

Sementara untuk permasalahan perubahan iklim, ujar Sri Mulyani, Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mendukung berbagai program yang bersifat ramah lingkungan, termasuk pengembangan energi terbarukan. Dalam konteks ini, tentunya Pemerintah Indonesia juga berkomitmen penuh dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

"Faktanya, perubahan iklim telah menjadi arus utama dalam kebijakan pemerintah. baik itu mengenai anggaran, perencanaan pembangunan, serta kemudian dijabarkan ke dalam kebijakan dan instrumen yang diadopsi," paparnya.

Oleh karena itu, pihaknya memastikan senantiasa untuk mengedepankan berbagai kebijakan yang bersifat ramah lingkungan. masalah iklim. Serta memaksimalkan instrumen yang ada untuk penyelesaian permasalahan lingkungan.

"Jadi untuk Indonesia, komitmen kami terhadap perubahan iklim sudah dituangkan melalui perjanjian Paris," tutupnya

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6