Sukses

Intip Rahasia KAI Tetap Eksis di Masa Pandemi Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan volume penumpang selama pandemi covid-19 hanya 10 persen saja. Oleh karena itu pihaknya menerapkan 4 strategi agar KAI bisa tetap eksis di masa pandemi.

“Di situasi pandemi ini dengan adanya Batasan-batasan PSBB maka volume penumpang yang kita angkut hanya sekitar 10 persen, situasi normal kereta Api bisa mengangkut 1,3 juta penumpang dalam satu hari, 1,1 juta untuk commuter line, dan 200 ribu oleh KA jarak jauh, tapi sekarang situasinya sangat terpengaruh,” kata Didiek dalam talkshow Upacara Peringatan HUT ke-75 KAI, di Bandung, Senin (29/9/2020).

Adapun 4 strategi yang dijabarkan oleh Didiek, diantaranya, pertama PT KAI menerapkan Protect our people. Tujuannya untuk melindungi segenap pegawai KA yang menjadi garda terdepan dengan memberikan layanan memakai masker, face shield, cuci tangan, hand sanitizer.

“Kemudian di stasiun-stasiun kita sediakan handsanitizer, dan didalam kereta api pun dalam rangka memberikan kenyamanan pada penumpang dalam masa covid-19 ini. Keterisian juga kita batasi, kalau untuk commuter line itu hanya 35-40 persen kapasitas, kalau untuk KA jarak jauh hanya 70 persen, inilah strategi kita,” ujarnya.

Strategi Kedua, pihaknya menjaga likuiditas perusahaan dengan baik sehingga PT KAI bisa bertahan di masa krisis ini. ketiga, cutting cost, efisiensi semaksimal mungkin dalam masa krisis seperti ini.  menurutnya pada saat krisis covid-19 harus disiasati dengan  cepat beradaptasi dan memonitor cash flow secara harian.

“Supaya KA tetap aman. Strategi keempat membangun kapasitas meningkatkan pendapatan, kita meng introduce KA Express di mana kita sekarang masuk ke ritel kita masuk ke segmen-segmen langsung ke customer,” jelasnya.

Selanjutnya, dalam rangka HUT KAI yang ke 75 tahun. Didek mengatakan pihaknya menyediakan layanan terbaru berupa membership. Dimana penumpang bisa mendapatkan poin sehingga setiap  penumpang membeli tiket akan mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk membeli tiket kembali atau digunakan dengan mitra KAI.

“Disamping itu pelanggan bisa membeli tiket dengan QRIS, ke depan kreatifitas akan kita kembangkan terus artinya kerjasama dengan beberapa bank pemerintah kita lakukan, itu artinya ke depan inovasi kreativitas akan kita kembangkan terus dalam rangka memberikan kemudahan di masa pandemi,” pungkasnya.   

 

 

2 dari 4 halaman

Banjir Promo, KAI Hadirkan Loyalti Railpoint dan Mandiri Commuterpay

PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, salah satunya dengan mengenalkan program Loyalitas Railpoint serta Integrasi Sistem Pembayaran dan Layanan Digital dengan Bank Mandiri.

Direktur Niaga KAI Maqin U Norhadi menyatakan, program Loyalitas Railpoint dikenalkan kepada masyarakat dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pelanggan dengan memberikan berbagai benefit yang ada.

"Program ini bertujuan untuk membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan antara KAI dan pelanggan," ujar Direktur Niaga KAI Maqin U. Norhadi dalam acara Pengenalan Program Loyalitas Railpoint dan kolaborasi layanan digital dengan Bank Mandiri di Stasiun Gambir, Jumat (25/9).

Melalui Program Loyalitas Railpoint, setiap transaksi pembelian tiket KA Jarak Jauh Komersial, pelanggan berkesempatan untuk mendapatkan Railpoint. Setiap pembelian tiket senilai minimal Rp 50.000 akan mendapatkan poin sebesar 10 poin dan berlaku kelipatannya dengan pembulatan ke bawah. 

Untuk mendapatkan poin, pelanggan diharuskan melakukan update aplikasi KAI Access ke versi 4.3.8 dan terlebih dahulu mendaftar menjadi member melalui situs kai.id atau aplikasi KAI Access. Pastikan nomor identitas didaftarkan sesuai dengan kartu identitas yang valid misalnya Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Railpoint yang sudah dikumpulkan dapat ditukar dengan tiket KA Komersial ataupun produk dari merchant lain yang bekerja sama dengan KAI (syarat dan ketentuan yang berlaku). Khusus transaksi pembelian tiket KA Jarak Jauh Komersial yang dilakukan pada 28 September s.d 4 Oktober 2020 melalui aplikasi KAI Access, akan mendapatkan poin sebesar 2 kali lipat.

Adapun Grand Launching program Loyalitas Railpoint akan dilakukan bertepatan pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-75 KAI yaitu 28 September 2020.

3 dari 4 halaman

CommuterPay

Kemudian, terdapat pula CommuterPay hasil Co-Branding e-Money antara Bank Mandiri dan KAI. Kartu ini bisa dibeli mulai 25 September 2020, dimana seribu pembeli pertama kartu CommuterPay akan mendapat diskon 25 persen. CommuterPay dapat dibeli masyarakat di Loket Stasiun Bogor, Cikarang, Cilebut, Cikini, Palmerah, Sudirman, Taman Kota, Universitas Indonesia dan Juanda.

Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Aquarius Rudianto menyatakan, KAI dan Bank Mandiri juga berupa penyediaan alternatif pembayaran baru untuk pembelian tiket KA di aplikasi KAI Access menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Pembayaran dengan metode QRIS di KAI Access bertujuan untuk memberikan kemudahan dan kepraktisan, karena QRIS tersebut dapat digunakan di seluruh aplikasi dompet digital yang sudah menerapkan QRIS di aplikasinya.

"Dengan adanya kemudahan pembayaran menggunakan QRIS ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum," kata Aquarius.

Masyarakat juga bisa menikmati Program Promo Cashback 30 persen bagi pengguna LinkAja yang melakukan pembelian tiket KA Lokal dengan metode pembayaran QRIS dan LinkAja di aplikasi KAI Access. Program promo tersebut berlaku mulai tanggal 25 s.d 30 September 2020 dengan kuota sebanyak 2.000 pembelian pertama per hari, dengan nilai cashback LinkAja maksimal Rp 3.000.    

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: