Sukses

Jangan Investasi Jika Anda Tengah Alami Hal Ini

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang berkata investasi lebih baik daripada hanya menabung. Ketika menabung hanya menyimpan uang, investasi menumbuhkan uang.

Tapi, tidak selamanya investasi itu "wajib" dilakukan. Kalau Anda mengalami beberapa hal ini, sebaiknya Anda menabung saja terlebih dahulu, karena jika langsung investasi, keuangan Anda tidak akan stabil.

Apa saja keadaan yang bisa menghambat Anda berinvestasi? Berikut daftarnya dikutip dari Cheat Sheet, Minggu (18/8/2019):

1. Anda Punya Utang

Punya utang namun menyisihkan uang untuk jangka panjang? Salah. Anda diharuskan menyisihkan uang untuk membayar utang terlebih dahulu, baru menyisakan uang untuk investasi, begitulah skala prioritasnya. Bersihkan dulu kondisi finansial Anda dengan menyingkirkan utang yang belum terbayar.

Apalagi, utang kartu kredit yang semakin bertambah besar karena adanya bunga. Jadi kalau punya uang, jangan langsung investasi, tapi bersihkan utang dulu!

2. Anda Tidak Punya Dana Darurat

Dana Darurat Banyak orang yang salah kaprah akan dana darurat. Dana darurat harus selalu tersedia untuk dipakai agar Anda tidak menggunakan cadangan uang yang lain.

Dana darurat bukan tabungan, melainkan senjata simpanan kalau-kalau ada hal darurat terjadi. Kalau Anda tidak punya dana darurat, jangan investasi, karena investasi baru bisa dirasakan untungnya di jauh-jauh hari.

2 dari 3 halaman

3. Anda Akan Melakukan Pengeluaran Besar

Mau beli rumah, mobil atau jalan-jalan ke luar negeri? Sebaiknya kumpulkan uang untuk mencapai hal itu dulu, baru berinvestasi. Bukannya menunda, tapi kalau itu mimpi Anda, lakukanlah.

4. Anda Baru Saja Mengalami Krisis Finansial

Anda baru saja bangkit, memiliki banyak uang dari hasil kerja keras Anda dan mandiri secara finansial. Tapi, bukan berarti Anda langsung bisa berinvestasi. Anda masih butuh adaptasi untuk mengelola keuangan.

Berikan sedikit waktu untuk memulihkan diri, mulailah menabung sedikit demi sedikit hingga Anda merasa bebas finansial. Baru, mulailah berinvestasi.

5. Anda Baru Mengalami Kejadian Besar dalam Hidup

Bayi Anda baru lahir ke dunia? Anda baru saja bercerai atau menikah? Kejadian penting dan besar di dalam hidup memang membuat emosi Anda terguncang.

Namun, jangan sampai kejadian ini bikin Anda berinvestasi. Investasi harus dilakukan dengan pemikiran yang matang supaya bisa cuan. Jadi, sabar dulu.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Indef Ungkap Alasan Investor Ogah Masuk ke Indonesia
Artikel Selanjutnya
Gojek Terima Pendanaan Seri F dari Asuransi AIA Indonesia