Sukses

Antisipasi Kemacetan Mudik, Ribuan Andong Dilarang Operasi di Garut

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah pusat terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) serta kepolisian daerah (polda) guna memastikan arus mudik Lebaran 2019 bisa berjalan aman dan lancar.

Salah satunya seperti di Garut. Pemerintah menghentikan sementara operasi kendaraan tradisional setempat seperti andong dan delman.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani mengatakan, akan ada sekitar 2.000 andong di wilayah Garut dan sekitarnya yang akan diliburkan pada saat arus mudik dan balik Lebaran nanti.

"Andong yang masih ada sekitar 2.000 sementara akan diliburkan dengan kompensasi yang sudah dibayar oleh Pemda H-4 sampai H+6," ungkap dia saat berkunjung ke Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/5/2019).

Menurutnya, upaya ini sengaja dilakukan agar kegiatan mudik di kawasan Garut dan sekitarnya nanti tidak terganggu keberadaan andong yang kerap menghiasi jalanan di wilayah tersebut.

Dia pun lantas memuji inisiatif pemda dan polda setempat yang telah mau berupaya untuk memastikan kelancaran dan kemanaan arus mudik tahun ini.

"Tentu saja saya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan pemda setempat, juga kepolisian dan lain-lain yang telah menyiapkan supaya proses mudik Lebaran tahun ini bisa lebih berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.

2 dari 3 halaman

Menteri PUPR: Jalan Tol dan Arteri Sudah Siap Hadapi Mudik Lebaran 2019

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjamin kesiapan infrastruktur jalanan seperti jalan arteri hingga jalan tol pada musim mudik Lebaran kali ini.

"Saya kira kalau infrastruktur ini kan sudah kita siapkan semua. Infrastruktur saya jamin siap," ujar dia saat mengecek kesiapan mudik di Nagreg, Kabupaten Bandung, Rabu (29/5/2019).

Dia mengatakan, kepastian itu didapatnya lantaran secara kesiapan terus dipantau oleh pihak Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian.

"Jalan nasional kita saya rasa sudah siap. Tinggal sekarang untuk kelancaran (lalu lintas) ada tiga; kesiapan infrastruktur, manajemen lalu lintas yang dilakukan oleh Ditlantas dan polisi, dan perilaku (pengendara)," tuturnya.

"Tadi Bu Menko (PMK, Puan Maharani) bilang, ikutin itu, pengaturan lalu lintas dan rambu-rambunya. Kalau tiga ini bisa dilakukan, pasti lancar dan nyaman," dia menambahkan.

 

3 dari 3 halaman

Jaga Keselamatan

Sementara Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani juga mengimbau kepada pemudik agar terus menjaga keselamatan saat berkendara.

"Tolong jaga ketertiban, tolong jaga kesehatan, perhatikan rambu-rambu keamanan lalu lintas. Jangan sampai kemudian melanggar rambu-rambu," imbuhnya.

"Kalau merasa lelah, istirahat, dan banyakin minum air putih dengan berhenti di area istirahat atau posko kesehatan," dia menandaskan.

Loading