Sukses

Program Wirausaha Pertanian Dongkrak Pendapatan Petani Purwakarta

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meninjau kegiatan operasional pabrik pengolahan gabah di Sentral Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) atau Rice Milling Unit (RMU) di Desa Taringgulandeuh, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

RMU Desa Taringgulandeuh sendiri merupakan salah satu dari 3 RMU di Purwakarta yang dibangun oleh PT Bank Tabungan Negara (BTN) sebagai upaya perseroan mendukung program kewirausahaan pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan usaha desa.

"Saya senang dengan BTN yang sudah bekerjasama dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) sehingga sudah punya Rice Miling Unit di Purwakarta," ujar dia di Purwakarta, Jumat (26/4/2019).

Program pembentukan RMU oleh perusahaan BUMN ini disebutnya merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang menekankan agar petani untuk bisa ditingkatkan pendapatannya.

"Tujuannya, bahwa pendapatan dari RMU ini keuntungannya betul-betul dibagikan kepada anggota Gapoktan. 80 persen untuk anggota Gapoktan, 20 persen untuk menjaga operasionalnya," jelas Rini.

Adapun RMU di Kecamatan Kiarapedes ini telah beroperasi sejak November 2018 dan memiliki kapasitas produksi sebesar 1,5 ton per jam, serta mampu menampung gabah sebanyak 40-50 ton.

Gabah diambil dari petani-petani di Purwakarta dan sekitarnya yang mampu mengasilkan beras dengan kualitas baik (super slip) dengan kapasitas produksi sebesar 6-6,5 ton per hari. Kompleks RMU dikelola secara profesional oleh Gapoktan Bersama.

 

2 dari 2 halaman

PT MITRA BUMDes Bersama

Sejak November 2018, BTN menjalankan program mewirausahakan petani dan membentuk badan usaha dengan nama PT Mitra Bumdes Bersama WAPONSA Maju Sejahtera yang dimiliki oleh PT MITRA BUMDes Bersama (51 persen) dan Perusahaan Umum Daerah (49 persen).

PT MITRA BUMDes Bersama merupakan gabungan dari 4 Gapoktan di Purwakarta yang membentuk Mitra BUMDes Bersama.

Bank BTN juga telah memberikan bantuan CSR kepada empat Gapoktan berupa mesin traktor, mesin rontok padi, dan mesin pembasmi hama ke kelompok tani.

Selain RMU, Bank BTN juga menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Pemerintah Daerah Purwakarta untuk mengembangkan pertanian organik terintegrasi. Integrasi tersebut dimulai dari proses pratanam hingga pasca panen.

Loading
Artikel Selanjutnya
Menteri Rini Minta 100 BUMN Shop Hadir di Sukabumi
Artikel Selanjutnya
Pabrik Kereta Terbesar di ASEAN Ditargetkan Rampung Pada 2020