Sukses

Gibran: Dulu Markobar Cuma Martabak di Pinggir Jalan

Liputan6.com, Bali - Putra Pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka membagikan tips sukses berbisnis bagi anak muda masa kini. Gibran mengatakan, untuk memulai suatu bisnis harus dimulai dari nol. 

Gibran mencontohkan, usaha martabaknya yang diberi nama Markobar, dulu dibentuk melalui proses panjang dan tidak mudah. Awalnya, Markobar hanya martabak pinggir jalan dengan menggunakan gerobak kaki lima.

"Misalnya markobar ya. Markobar sekarang sudah punya 37 cabang, dulunya kan cuma martabak dipinggir jalan, cuma pakai gerobak kaki lima. Jualan nya cuma malam, dan itu sampai sekarang kita kembangin sudah ada di beberapa kota besar," ujar Gibran seperti dikutip dari Merdeka.com, Minggu (16/12/2018).

Gibran mengatakan, tips selanjutnya adalah harus memulai bisnis di usia semuda mungkin. Selain itu, dia juga menekankan, jika ingin jadi pengusaha maka tidak boleh malu dan takut gagal.

"Jadi memang saya tekankan teman-teman terutama anak-anak muda jangan malu jangan takut untuk memulai sesuatu dari nol. Memulai sesuatu dari hal hal yang sangat sederhana," jelasnya.

"Kalau bicara markobar, kita sudah tidak bicara omset di angka puluhan juta atau ratusan juta kita sudah bicara diomset sekian M (miliar). Jadi apapun itu, sesuatu yang dimulai dari kecil, ditekuni, diseriusi, pasti bisa jadi sesuatu yang besar," sambungnya.

Gibran menambahkan, usaha yang sukses juga tidak terlepas dari kemampuan untuk terus berinovasi dan mengikuti perkembangan zaman. Di era teknologi yang semakin maju, pengusaha dituntut mampu menyediakan produk secara cepat bagi masyarakat.

"Awalnya sangat sederhana, tapi dengan kemajuan teknologi kita memanfaatkan sosial media, ojek online, kita menjadi besar dan terbantu. Saya kira anak-anak muda harus berani memulai, berani mengambil resiko. Harus mengubah mindset habis kuliah ngelamar di mana tapi ubah menjadi selesai kuliah kita mau usaha apa. Itu tips sukses," tandasnya.

 

Reporter: Anggun P Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 2 halaman

Alasan Gibran, Kahiyang dan Bobby Belum Mau Terjun ke Dunia Politik

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka mengaku belum berminat terjun ke dunia politik. Dia hanya ingin fokus mengembangkan bisnis kuliner dan martabak.

"Untuk saat ini kan memang saya mengikuti terus jejaknya Bapak sebagai pengusaha," ujar Gibran di Grand Garden Cafe Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 8 Desember 2018.

Menurut suami Selvi Ananda ini, menjadi politikus bisa dilakukan kapan saja. Asalkan sudah mapan secara mental dan ekonomi.

Dia menyadari menjadi pengusaha saja tidak bisa membantu rakyat sampai lapisan terbawah. Sementara politikus bisa membuat kebijakan pro rakyat.

"Kalau saya pribadi orang yang sudah terjun di dunia usaha dari 2010, sebagai pelaku UMKM, wiraswasta, kita biasanya dituntut untuk menekuni program CSR ya. Kita punya program CSR, kita punya program yang menyentuh masyarakat bawah. Tapi kalau dipikir-pikir sebesar apapun dana CSR itu, ratusan juta, miliaran rupiah, itu tidak akan menyentuh banyak orang. Jadi kalau pengin menyentuh banyak orang ya harus terjun ke dunia politik," jelasnya.

Senada dengan Gibran, Kahiyang Ayu juga mengaku belum tertarik dengan dunia politik.

"Kalau saya sih belum. Untuk sampai saat ini belum tertarik soalnya ada yang lebih menarik daripada politik," kata putri tunggal Jokowi ini.

Suami Kahiyang Ayu, Bobby Nasution pun berpendapat sama. Bobby belum ingin berpolitik. Dia menegaskan sedang fokus mengembangkan bisnis kopi.

"Sama dengan yang dibilang Mas Gibran tadi, masih di dunia usaha dulu. Lebih fokus di dunia usaha dulu," ucapnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Pengacara Artis Ini Ingin Gaet Gibran Maju Pilkada Solo
Artikel Selanjutnya
Gibran Maju Pilkada Solo, Puan Maharani: Monggo Saja