Sukses

Hari Wanita Internasional, DPR Beri Penghargaan ke Sri Mulyani

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menerima penghargaan dari DPR RI. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan International Woman's Day (Hari Wanita Internasional).

Sri Mulyani mengaku berterimakasih atas penghargaan yang diberikan kepadanya tersebut. Penghargaan ini bukan sekedar bentuk apresiasi terhadap dirinya melainkan kepada para perempuan di Indonesia.

"Saya merasa sangat terhormat karena diberikan kesempatan untuk berikan keynote speech dalam peringatan International Woman's Day yang diperingati di parlemen Indonesia. Ini adalah sebuah selebrasi satu hari untuk seluruh perempuan di dunia," ujar dia di Nusantara Hall DPR RI, Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Sejalan dengan tema yang diangkat pada peringatan tahun ini, yaitu Time is Now: Leadership by Example, Sri Mulyani menyatakan, saat ini merupakan waktu bagi para perempuan bukan hanya di Indonesia, tapi juga di dunia untuk meningkatkan perannya di segala bidang.

‎"Ini tema yang begitu relevan di seluruh dunia, bagaimana mendorong kemajuan peranan perempuan dalam suatu negara," tandas dia.

Dengan peringatan ini, Sri Mulyani berharap para perempuan Indonesia dalam meningkatkan kualitas diri dan kesetaraan dengan kaum pria.

"Oleh karena itu, saya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terus memperjuangkan untuk meningkatkan gender equality," tandas dia.

 

1 dari 2 halaman

Menteri Terbaik di Dunia

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mendapatkan Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit yang berlangsung di Dubai, Uni Arab Emirates.

Penghargaan tersebut diserahkan pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum.

Penghargaan Menteri Terbaik ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada 2016.

Proses seleksi dan penentuan pemenangnya dilakukan lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit.

Sri Mulyani dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya menjadi penerima pertama dari Asia yang menerima penghargaan tersebut.

Dia mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi), khususnya di bidang ekonomi.

Sri Mulyani juga mendedikasikan penghargaan tersebut kepada 257 juta rakyat Indonesia dan 78.164 orang jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menciptakan kesejahteraan rakyat yang merata dan berkeadilan.

"Berbagai upaya reformasi kebijakan telah dicanangkan di Kementerian Keuangan, bertujuan untuk mendorong kebijakan fiskal menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Reformasi birokasi di Kementerian Keuangan juga sudah membuahkan banyak hasil," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (11/2/2018).

World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, UAE, dan melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia. Ini juga menjadi forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain.

Forum tersebut menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan.

World Government Summit dihadiri lebih dari 4.000 peserta serta 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional.

Melalui dukungan pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, World Government Summit dimulai oleh sekelompok ahli dari berbagai bidang sebagai upaya untuk membawa segenap pemimpin pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam satu forum bersama. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kehidupan 7 miliar penduduk dunia.

 

Artikel Selanjutnya
Disindir Jaksa Agung soal Anggaran, Ini Kata Sri Mulyani
Artikel Selanjutnya
Sri Mulyani Gandeng KPK dan Kejagung Lindungi PNS dalam Proses Lelang