8 Negara Terburuk untuk Berbisnis, Mana Saja?

Permasalahan yang melanda negara-negara ini membuat kesempatan bisnis semakin menurun.

Diterbitkan 23 Desember 2016, 20:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New York - Banyak faktor yang mempengaruhi kesempatan untuk berbisnis dalam sebuah negara. Permasalahan ekstrim seperti perang, korupsi endemik, atau angka kemiskinan yang tinggi sudah cukup untuk menjadi hambatan bagi mereka yang ingin mencari keuntungan di sebuah negara.

Setiap tahunnya, majalah Forbes mengeluarkan daftar The Best and Worst Countries for Business 2017. Daftar tersebut berisi peringkat dari 139 negara dengan kondisi terbaik dan terburuk untuk berbisnis.

Diantara negara yang dinilai, ada beberapa diantaranya yang memiliki nilai paling rendah. Permasalahan yang melanda negara tersebut membuat kesempatan bisnis semakin menurun.

Berikut 8 negara paling buruk untuk berbisnis seperti dilaporkan Forbes, Jumat (23/12/2016)

8. ZimbabwePeringkat kesempatan berbisnis: 132Produk Domestik Bruto: US$ 14 miliar

7. Republik KongoPeringkat kesempatan berbisnis: 131Produk Domestik Bruto: US$ 35 miliar

Laos

6. LaosPeringkat kesempatan berbisnis: 134Produk Domestik Bruto: US$ 12 miliar

5. VenezuelaPeringkat kesempatan berbisnis: 135 Produk Domestik Bruto: US$ 371 miliar

Yaman

4. YamanPeringkat kesempatan berbisnis: 136Produk Domestik Bruto: US$ 36 miliar

3. HaitiPeringkat kesempatan berbisnis: 137Produk Domestik Bruto: US$ 8,7 miliar

Gambia

2. GambiaPeringkat kesempatan berbisnis: 138Produk Domestik Bruto: US$ 851 juta

1. ChadPeringkat kesempatan berbisnis: 139Produk Domestik Bruto: US$ 14 miliar

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6