Sukses

Akio Kashiwagi, Kecanduan Main Judi Hingga Tewas dengan Tragis

Liputan6.com, Tokyo - Sekali merasa menang di meja judi biasanya embuat para pemain semakin ketagihan. Sementara yang kalah, akan semakin semangat bertaruh mencoba peruntungannya di arena judi.

Begitu sepertinya yang dirasakan Akio Kashiwagi, seorang pengusaha properti asal Jepang yang menghabiskan banyak waktu dan uangnya di meja judi. Baccarat merupakan permainan kartu di Las Vegas yang membuatnya tergila-gila hingga sulit berhenti.

Tapi semua kegemarannya di meja judi ternyata berbuah hasil yang membuat namanya akan tetap dikenang di sejumlah bisnis kasino. Bagaimana tidak, kehandalan Kashiwagi bermain judi benar-benar tak terkalahkan.

Hanya dalam waktu satu jam, pria kelahiran 1938 itu mampu menarik uang hingga US$ 14 juta atau Rp 163,8 miliar (kurs: Rp 11.704/US$). Dari meja judi yang sama, 10 jam kemudian dia kembali menang dengan total uang sebesar US$ 6 juta atau 70,2 miliar.

Karena rekor kemenangan tersebut, pria yang dikenal dengan sebutan Warrior ini terkenal sebagai salah satu pemain eksklusif. Sejarah kemenangannya masih belum tergeser oleh para penjudi lain hingga saat ini.

Kini sosok tersebut hanya tinggal nama setelah Kashawagi ditemukan tewas secara tragis di rumahnya di Jepang. Bagaimana kisah kehidupan Kashawagi yang seperti Roaler Coster di meja judi? Berikut kisahnya seperti dikutip dari New York Times dan billionairegambler.com, Rabu (20/8/2014):

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Akio Kashiwagi, Penjudi Handal asal Jepang

Akio Kashiwagi, Penjudi Handal asal Jepang

Lahir pada 1938, Akio Kashiwagi merupakan seorang investor properti sekaligus pemilik Kashiwagi Shoji Co. Dia menegaskan dirinya sebagai pemilik tunggal seluruh bisnis investasi dan propertinya.

Dia bahkan sempat mengklaim dirinya sebagai miliarder dengan pendapatan sebesar US$ 100 juta per tahun dan jumlah aset sebesar US$ 1 miliar. Dengan seluruh kekayaannya, Kashiwagi dapat pergi kemanapun dirinya mau hingga akhirnya dia mendarat di Las Vegas.

Kashiwagi kemudian terkenal sebagai pelanggan setia sejumlah kasino di Las vesgas pada 1970 hingga 1980-an. Saking terkenalnya, sosok Kashagi menjadi inspirasi karakter K.K. Ichikawa di film kasino.

Kashagi benar-benar penggemar berat permainan judi kartu Baccarat. Dia dapat bermain Baccarat selama berjam-jam dengan taruhan US$ 100 ribu - US$ 200 ribu sekali main.

 

3 dari 4 halaman

Cetak Rekor Kemenangan Baccarat Terbesar

Cetak Rekor Kemenangan Baccarat Terbesar

Saking gemarnya bermain Baccarat, Kashagi mendapat julukan Warrior dari para pekerja di kasino. Hingga saat ini, nama Akio Kashiwagi masih sangat terkenal sebagai salah satu raja judi terhebat di dunia.

Kashawagi selama dua kali berhasil menjadi pemenang Baccarat terbesar di dunia. Uniknya, dia juga pernah mencatatkan namanya sebagai salah satu pemain kasino yang mencetak kekalahan tersebut.

Kedua rekor kemenangannya diraih di Trump Plaza Casino, Atlantic City. Pada Februari 1990, dia bermain seperti biasa dengan taruhan US$ 200 ribu sekali main. Hanya selang satu jam setelah bermain, dia berhasil meraup kemenangan senilai US$ 14 juta.

Dia juga berhasil menarik uang sebesar US$ 6 juta setelah 10 jam kemudian bertahan di meja judi. Tapi pada Mei 1990, setelah 5.056 kali bermain dalam 70 jam selama enam hari, dia kehilangan uang hingga US$ 9,4 juga di meja yang sama.

Permainan kartu tersebut akhirnya kembali berpihak pada Kashawagi yang kemudian memenangkan uang sebesar US$ 5,5 juta dari meja judi. Tapi keserakahan akhirnya membuat dia kehilangan seluruh uangnya.

4 dari 4 halaman

Meninggal Tragis Tinggalkan Utang

Takdir hidup Kashawagi tampaknya tidak secemerlang nasibnya di meja judi. Salah satu pemain judi legendaris ini ditemukan tewas terbunuh dengan tragis di rumahnya di Jepang pada 3 Januari 1992.

150 tikaman samurai ditemukan pada jasadnya. Mayat Kashawagi ditemukan berdarah dengan tubuh tersayat. Penderitaan Kashawagi terasa semakin dramatis mengingat dia meninggalkan utang sebesar US$ 9 juta pada sejumlah kasino di Nevada dan Atlantic City.

Meski begitu, Kashiwagi tetap menjadi penjudi yang paling handal dan berbakat. Dia juga termasuk ke dalam kelompok pemain eksklusif di kalangan penjudi di Atlantic City. (Sis/Ahm)

*Bagi Anda yang ingin mengikuti simulasi tes CPNS dengan sistem CAT online, Anda bisa mengaksesnya di Liputan6.com melalui simulasicat.liputan6.com. Selamat mencoba!

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.