3 Pengeroyok Prajurit TNI AU Hingga Tewas Ditangkap di Bekasi

Dari penangkapan BN, petugas menangkap kedua pelaku lain, JL dan IL yang tengah bersembunyi di kontrakan yang disewa BN.

oleh Fernando Purba diperbarui 05 Jan 2017, 17:19 WIB
Pelaku pengeroyokan prajurit TNI AU Prada Riki Hidayat yang ditangkap Polres Metro Bekasi Kota. (Liputan6.com/Fernando Purba)

Liputan6.com, Jakarta - Jajaran Reskrim Polres Metro Bekasi Kota meringkus tiga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya prajurit TNI AU Prada Riki Hidayat. Para pelaku yang ditangkap berinisial JN, IL, BN.

"Benar telah kita amankan," singkat Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriyadi saat ditemui di kantornya, Kamis (5/1/2017) siang.

Dari penelusuran Liputan6.com, para pelaku ditangkap di rumah kontrakan di Gang Gamprit, Jatiwaringin, Pondok Gede. Mereka ditangkap saat hendak mencoba pulang ke kampung halamannya di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pelaku BN ditangkap saat sedang berobat di RSCM, Jakarta Pusat, usai pengeroyokan tersebut. Dari penangkapan BN, petugas menangkap kedua pelaku lain, JL dan IL yang tengah bersembunyi di kontrakan yang disewa BN.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Metro Bekasi Kota masih memeriksa pelaku. Belum diketahui motif yang melatarbelakangi keributan, hingga membuat Prada Riki Hidayat meninggal dunia.

Sebelumnya, Prada Riki Hidayat, prajurit Kodiklat AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, tewas mengenaskan dengan sejumlah luka tusuk usai dikeroyok sekelompok orang pada Rabu 4 Januari 2017, sekitar pukul 23.15, di sebuah ruko di Jalan Raya Pondok Gede, Jatiwaringin, Kota Bekasi.

Berdasarkan keterangan beberapa saksi yang mengetahui kejadian tersebut, Riki diduga dikeroyok sekitar 20 pemuda. Saat itu korban tengah bersama tujuh orang temannya. Korban dan temannya kemudian terlibat cekcok mulut dengan gerombolan pemuda itu dan berakhir dengan pengeroyokan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya