Bercanda Bawa Bom, Penumpang Ini Batal Terbang ke Hong Kong

Kamis (28/1/2016) bakal menjadi hari tak terlupakan bagi Joni Suyanto.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 28 Januari 2016, 13:41 WIB
Joni Suyanto batal terbang ke Hongkong lantaran sesumbar membawa bom di tas tangannya. (Liputan6.com/Pramitha Tristiawati)

Liputan6.com, Tangerang - Candaan soal bom ternyata masih dilakukan oleh calon penumpang pesawat. Kamis (28/1/2016) bakal menjadi hari tak terlupakan bagi Joni Suyanto.

Dia harus menanggung konsekuensi batal terbang ke Hong Kong lantaran sesumbar membawa bom di tas tangannya.

Penumpang asal Jakarta Pusat itu, seharusnya terbang ke Hong Kong menggunakan Pesawat Cathay Pasific dengan nomor penerbangan CX 718 melalui Terminal 2 D Bandara Soekarno Hatta pukul 07.30 WIB. Namun, pukul 08.00 WIB lewat, dia masih berada di bandara.

Baca Juga

  • Mengaku Bawa Bom, Penumpang Batik Air Gagal Terbang ke Jakarta
  • Ini 6 Tersangka dan Perannya di Teror Bom Jakarta
  • Pakar: Bom untuk Teror Jakarta Murah Meriah tapi Mematikan

"Dia pada saat check in ditanya oleh petugas counter atas nama Nurul Lolita tentang isi hand bag dan carrier-nya, tapi malah dijawab bom," ungkap Humas Polres Bandara Soetta AKP Endang Sutrisna, Kamis (28/1/2016).

Oleh Nurul, kelakuan Joni langsung dilaporkan ke sekuriti maskapai. Joni kemudian diamankan dan dibawa ke OD Avsec untuk diinterogasi. Kepada petugas, Joni mengaku hanya iseng dan tak benar-benar membawa bom seperti yang dia ucapkan.

"Selanjutnya kasus ini ditangani oleh PPNS Otoritas Bandara (Otban)," Endang menandaskan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya