JK Pastikan HM Prasetyo Tidak Dicopot dari Jaksa Agung

Santer terdengar HM Prasetyo akan digeser dari jabatannya sebagai Jaksa Agung.

oleh Silvanus Alvin diperbarui 06 Nov 2015, 16:55 WIB
Wapres Jusuf Kalla di rumah dinas Wakil Presiden, Jakarta (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Isu soal perombakan kabinet alias reshuffle mulai terdengar kembali. Santer terdengar HM Prasetyo akan digeser dari jabatannya sebagai Jaksa Agung. Disebutkan jika Prasetyo akan digantikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva.

Namun Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK memastikan Prasetyo tidak akan diganti. Sang Jaksa Agung dinilai memiliki kinerja yang baik selama ini.

"Saya bilang tidak. Kalau mau dengar isu (pergantian Jaksa Agung), wah ini pusing kalian. Isu di mana-mana," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (6/11/2015).

Isu soal pencopotan Prasetyo ini berembus lantaran dia disebut-sebut terlibat dalam kasus dugaan korupsi bansos Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Dalam keterangan di persidangan 17 September 2015 lalu, istri Gatot, Evy Susanti, dan staf Gatot bernama Mustafa mengungkapkan, keinginan sang gubernur agar kasus yang ditangani Kejati Sumut itu dilimpahkan ke Kejaksaan Agung. Hal ini disebutkan karena lembaga itu dipimpin oleh HM Prasetyo.

Digantikan Hamdan Zoelva?

‎Sementara, sosok yang disebut bakal menggantikan Prasetyo, yakni Hamdan Zoelva pun sudah memberi tanggapannya. Dia mengaku telah mendengar kabar tersebut.

"Saya juga hanya dengar dari teman-teman wartawan," kata Hamdan dalam pesan singkatnya pada 5 November 2015.

Namun saat ditanya apakah Hamdan sudah mendapat kontak dari Istana Negara atau belum mengenai kabar itu, Hamdan tak menjawabnya. Begitu pun ketika ditanya mengenai kesiapan jika kabar itu benar adanya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki membantah kabar tersebut. Dia mengatakan, tidak ada pergantian atau reshuffle dalam waktu dekat ini.

"Tidak ada. Tidak ada pergantian. Tidak ada reshuffle," kata Teten saat menghadiri acara Bung Hatta Anti Corruption Watch (BACHA) di Graha Niaga, Sudiman, Jakarta Pusat.

Isu soal resuffle atau pergantian menteri jilid II terus berhembus kencang. Kabarnya, akan ada sejumlah pos menteri dan pejabat setingkat menteri yang diganti. Bahkan, ada kabar yang mengatakan, reshuffle akan dilakukan usai pelaksanaan pilkada serentak pada 9 Desember 2015 mendatang.

Salah satu pos yang bakal diganti adalah posisi Jaksa Agung. Jabatan itu saat ini masih dipegang oleh politikus Partai NasDem, HM Prasetyo. (Ndy/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya