Liputan6.com, Jakarta - Niat puasa 1 Muharram sering kali menjadi sorotan ketika awal tahun Hijriyah tiba. Meskipun puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan luar biasa, para jumhur ulama sepakat bahwa tidak ada dalil khusus yang mengistimewakan puasa tepat pada tanggal 1 Muharram.
Oleh karena itu, meniatkan puasa sunnah di tanggal tersebut tetap boleh dilakukan, selama tidak disertai keyakinan bahwa hari itu lebih utama dibandingkan hari-hari lain di bulan Muharram.
Advertisement
Dalam Khazanah Ulama dan Praktik Ibadah karya Syarbaini & Rahman (2021), ditegaskan bahwa niat puasa sunnah, termasuk pada 1 Muharram, harus dilakukan dengan kesadaran penuh sebelum fajar karena niat adalah inti ibadah yang menjadikan suatu perbuatan bernilai pahala.
Keutamaan puasa Muharram tidak hanya terbatas pada nilainya yang tinggi setelah Ramadan, tetapi juga menyimpan rahmat berupa pengampunan dosa dan kelipatan pahala. Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas, disebutkan bahwa satu hari puasa di bulan Muharram setara dengan pahala puasa selama tiga puluh hari, sementara puasa pada hari Asyura (10 Muharram) mampu menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.
Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya, Rabu (11/6/2025).
Simak Video Pilihan Ini:
Niat Puasa 1 Muharram
Para jumhur ulama menyatakan bahwa hukum puasa pada tanggal 1 Muharram adalah boleh dilakukan, asalkan tidak ada niat untuk mengkhususkan 1 Muharram dan meyakini keistimewaannya dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Dalam hal ini, yang paling utama adalah menunaikan puasa di bulan Muharram secara keseluruhan, bukan hanya pada tanggal 1 Muharram. Tidak ada dalil khusus yang menyebutkan bahwa berpuasa pada hari pertama bulan Muharram adalah sunnah atau amalan yang harus dilakukan.
Itu artinya menunaikan ibadah puasa hanya dengan mengistimewakan 1 Muharram sebagaimana istimewanya puasa Tasua dan Asyura, dilarang dalam ajaran Islam.
Dalam kajian Khazanah Ulama dan Praktik Ibadah oleh Syarbaini & Rahman (2021), niat puasa sunnah—termasuk Muharram—harus dilakukan dalam hati sebelum fajar dengan jelas, karena niat adalah esensi ibadah yang mengubah perbuatan menjadi pahala.
Meski lafaz niat dalam bahasa Arab dianggap sempurna, BAZNAS menyatakan bahwa niat dalam bahasa lokal tetap sah selama maknanya sama yaitu “Saya niat puasa Muharram karena Allah.” Itu artinya, intensi ikhlas lebih utama daripada lafaz senyata mungkin.
Ulama klasik seperti Nawawi dan al‑Qurthubi menekankan bahwa niat yang ikhlas menjadi pembeda pahala puasa Muharram dari puasa sunnah biasa. Dengan lafaz dan hati yang benar, puasa ini menjadi amal yang luar biasa nilainya dalam menjalani tahun baru Hijriyah.
“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan sebaik-baik sholat setelah sholat fardhu adalah sholat malam.” (HR Muslim)
Puasa di bulan Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa, di mana setiap 1 hari puasa di bulan ini dihitung sebagai 30 hari pahala puasa. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh At-Thabarani dalam kitab Al-Mu'jamus Saghir. Sebagai contoh, jika seseorang berpuasa satu hari di bulan Muharram, pahalanya akan setara dengan berpuasa selama 30 hari.
Advertisement
Niat Puasa Tasu'a
Menurut jurnal Puasa Tasu’a Perspektif Hadis (AL YASINI, 2021), puasa hari 9 Muharram dianjurkan untuk membedakan dari tradisi puasa Yahudi pada hari Asyura. Niat yang digunakan pun spesifik “نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى” agar menjadi sunah yang membangun identitas Islam.
Dinukilkan dari kitab Ibnu Hajar, Fath al-Bari, yang menyatakan bahwa mengiringi puasa Asyura dengan puasa sehari sebelumnya atau sesudahnya adalah baik.
Khusus hari kesembilan (tasu’a) dan kesepuluh (‘asyura), ada niatnya tersendiri sebagai berikut.
نَوَيْتُ صَوْمَ تَاسُوعَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Tâsû’â-a lilâhi ta’âlâ.
Artinya, “Saya niat puasa Tasu’a karena Allah ta’âlâ.”
Manfaat utama dari puasa ini adalah penghapusan dosa-dosa kecil pada tahun sebelumnya, sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, "Puasa itu bisa menghapuskan dosa-dosa kecil pada tahun kemarin." Puasa Tasua juga menjadi salah satu cara untuk mempersiapkan diri sebelum melaksanakan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Untuk memastikan niat yang tulus, ulama menganjurkan seseorang untuk melafalkan niat puasa Tasua.
Niat Puasa Asyura
Pada masa jahiliyah, puasa ini dilakukan oleh masyarakat Quraisy Makkah, dan Rasulullah SAW juga melaksanakannya baik saat masih di Makkah maupun setelah hijrah ke Madinah.
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa puasa tanggal 10 Muharram, maka mendapatkan pahala 10.000 malaikat, 10.000 orang yang haji dan umroh dan 10.000 orang yang mati syahid."
Niat puasa Asyura secara lengkap:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma Âsyûrâ-a lilâhi ta’âlâ.
Artinya, “Saya niat puasa Asyura karena Allah ta’âlâ.”
Melansir dari muhammadiyah.or.id, dalam hadits Aisyah RA yang terdapat di Sahih Bukhari dan Muslim menunjukan bahwa puasa Asyura telah dilaksanakan oleh Rasulullah Saw sebelum hijrah ke Madinah. Kemudian Ibnu Hajar al-Asqalani di dalam kitab Fath al-Bari menjelaskan ketika di Mekah, Nabi Muhammad SAW memang melaksanakan puasa Asyura bersama dengan orang-orang suku Quraisy.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانُوا يَصُومُونَ عَاشُورَاءَ قَبْلَ أَنْ يُفْرَضَ رَمَضَانُ وَكَانَ يَوْمًا تُسْتَرُ فِيهِ الْكَعْبَةُ فَلَمَّا فَرَضَ اللَّهُ رَمَضَانَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ شَاءَ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ
Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha berkata:
“Orang-orang melaksanakan shaum hari kesepuluh bulan Muharam (‘Asyura’) sebelum diwajibkan shaum Ramadhan. Hari itu adalah ketika Ka’bah ditutup dengan kain (kiswah). Ketika Allah subhanahu wata’ala telah mewajibkan shaum Ramadhan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsipa yang mau shaum hari ‘Asyura’ laksanakanlah dan siapa yang tidak mau tinggalkanlah!” (HR Bukhari).
Advertisement
Keutamaan Puasa di Bulan Muharram
Puasa di bulan Muharram memiliki keistimewaan tersendiri dalam ajaran Islam. Dalam sebuah hadis riwayat Imam Muslim disebutkan, “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram.” Ini karena Muharram adalah bulan istimewa karena masuk dalam kategori bulan haram (al-asyhur al-hurum), yakni bulan yang dimuliakan oleh Allah.
Riset dari Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA, 2021) bahkan menyatakan bahwa praktik puasa sunnah Muharram membawa penguatan pada spiritualitas personal sekaligus memiliki basis kuat dalam praktik keagamaan Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana dijelaskan dalam interpretasi ayat Al-Baqarah dan hadis-hadis sahih, melansir dari library.uii.ac.id.
Puasa di bulan Muharram ini paling tidak memberikan lima keutamaan.
- Menjadi puasa yang paling utama, sebagaimana hadits riwayat Imam Muslim di atas.
- Muharram masuk dalam bulan-bulan mulia atau al-asyhurul hurum sehingga terhitung puasa di bulan mulia.
- Pahala puasa sehari dalam bulan Muharrram setara dengan puasa 30 hari.
- Secara khusus, puasa hari Asyura (10 Muharram) bakal menjadi pelebur dosa setahun yang telah lewat.
- Sementara puasa Tasu’a (9 Muharram) dan puasa 11 Muharram yang dijadikan pelengkap puasa Asyura pada 10 Muharram, merupakan puasa yang membedakan antara umat Islam dengan umat Yahudi yang sama-sama berpuasa di hari Asyura.
Q&A
Apakah lafaz niat harus didengar dari suara?
Tidak; cukup ada dalam hati, meski lafaz arab sangat dianjurkan agar memenuhi sunnah.
Apa hukum jika niat terlambat setelah subuh?
Puasa dianggap sah hanya sebagai puasa biasa, bukan puasa Muharram sunnah.
Bisakah berniat di malam hari?
Boleh, bahkan disunnahkan untuk menguatkan komitmen niat.
Seberapa penting niat dibandingkan niat umum?
Niat khusus menambah makna ibadah dan menjadikannya sunnah dengan status khusus.
Apa beda niat puasa Muharram umum dan puasa Tasu’a/Asyura?
Perbedaannya adalah pengkhususan: Tasu’a dan Asyura memiliki lafaz tersendiri sesuai sunnah historis.
Dapatkah menggunakan niat bahasa Indonesia?
Sah, selama makna niat sama: niat karena Allah ta’ala.
Kenapa penting niat sebelum makan?
Niat harus sebelum aktivitas membatalkan puasa agar sah secara syariat.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782357/original/057831900_1782883984-Cek_fakta-_disabilitas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782154/original/031089800_1782878025-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-01T104708.110.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493673/original/005478800_1770263148-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-05T103223.078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782149/original/002861400_1782877955-Cek_fakta_-_SIM_seumur_hidup.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262146/original/085381500_1671090332-pexels-alena-darmel-8164382.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389971/original/012637700_1782270142-AP26174800285397.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556659/original/033473100_1776274063-000_A6D679V.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782365/original/061503000_1782884376-AP26181805083891.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782203/original/029416800_1782879842-mex4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782208/original/070447800_1782879843-mex9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776307/original/030285700_1782873381-AP26182087478676.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8524757/original/078321100_1782454482-AP26176835585287.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262583/original/036434300_1781838197-000_B7LE9YQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776146/original/063906300_1782856231-Sweden_s_Lucas_Bergvall__7__and_Yasin_Ayari__18__defend_France_s_Ousmane_Dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8584006/original/084196900_1782546499-AP26178201151443.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776154/original/033634700_1782859536-France_s_Kylian_Mbappe__10__celebrates_scoring_their_third_goal_with_Michael_Olise.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3430346/original/057356100_1618535827-coffee-cup-with-different-dried-fruits-nuts.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3434048/original/074390400_1618894081-pexels-pixabay-161276.jpg)