May Day, Presiden Rusia Vladimir Putin Dielu-elukan

Di Beijing, China, hari libur untuk memperingati May Day dilakukan selama 3 hari berturut-turut.

Diterbitkan 02 Mei 2014, 01:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Rusia - Peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional juga digelar di beberapa negara di Asia dan Eropa.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Jumat (2/5/2014), perayaan May Day ini dimanfaatkan ribuan buruh untuk mengekspresikan kebanggaan mereka pada Presiden Vladimir Putin. Putin dianggap sebagai sosok yang memiliki peran penting menyatukan Crimea sebagai bagian Federasi Rusia.  

Sementara itu, di Manila, Filipina, ribuan buruh turun ke jalan memperingati May Day. Mereka bergerak menuju istana kepresidenan sambil membawa spanduk menuntut pemerintah menaikkan gaji sebesar 429 peso.

Tak cuma Filipina dan Rusia. Di Beijing, China, hari libur untuk memperingati May Day dilakukan selama 3 hari berturut-turut. Warga pun berbondong-bondong keluar kota untuk menikmati liburan, khususnya ke Tibet.

Akibatnya beberapa ruas jalan yang menuju jalur Beijing-Tibet menjadi sangat padat. (Ndy)