Bukan Sekadar Pajangan, Robot AiMOGA Kini Bekerja di Dunia Nyata

Robot tidak lagi sekadar dipamerkan sebagai teknologi futuristis, tetapi mulai diarahkan untuk beroperasi dan berinteraksi langsung di kehidupan nyata

Diterbitkan 21 Agustus 2026, 15:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perkembangan teknologi robotika memasuki babak baru. Robot tidak lagi sekadar dipamerkan sebagai teknologi futuristis, tetapi mulai diarahkan untuk beroperasi dan berinteraksi langsung di lingkungan kehidupan nyata.

Hal tersebut diperlihatkan AiMOGA Robotics dalam ajang World Robot Conference (WRC) 2026 yang digelar pada 19-23 Agustus 2026 di Beijing Etrong International Exhibition & Convention Center, Beijing, China.

Mengusung tema “Human-Robot Symbiosis, Production-Demand Convergence”, WRC 2026 menjadi panggung bagi AiMOGA untuk memperlihatkan penerapan robot di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pelayanan publik, kesehatan, hingga ritel otomotif.

Berbeda dari pameran robotika pada umumnya yang mengandalkan demonstrasi di dalam ruangan, AiMOGA menghadirkan pengalaman yang terhubung dengan berbagai lokasi secara real-time.

Melalui koneksi lintas kota, skenario, dan wilayah, pengunjung WRC 2026 dapat melihat bagaimana robot AiMOGA digunakan dalam lingkungan nyata, termasuk jalan raya perkotaan, ruang publik, hingga jaringan dealer otomotif di berbagai negara.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah intelligent traffic robot atau robot lalu lintas pintar. AiMOGA menghadirkan siaran langsung dari 22 kota secara simultan sehingga kondisi jalan raya perkotaan dapat disaksikan langsung dari area pameran.

Demonstrasi tersebut menunjukkan pergeseran penggunaan robot layanan atau service robots. Teknologi robot kini tidak hanya diuji dalam skenario terbatas, tetapi mulai diarahkan untuk digunakan dalam skala yang lebih luas dan terintegrasi.

Pengunjung pun dapat melihat secara langsung kemampuan robot dalam beradaptasi dengan lingkungan nyata serta menjalankan berbagai tugas, bukan sekadar memperoleh gambaran dari spesifikasi atau demonstrasi produk di dalam ruangan.

Selain robot lalu lintas pintar, AiMOGA membawa robot humanoid Mornine ke WRC 2026 dengan memperlihatkan penerapannya di sejumlah fasilitas publik.

Lima skenario pelayanan publik di Kota Wuhu, China, terhubung secara real-time dengan area pameran. Beberapa lokasi tersebut mencakup Museum Wuhu, First People’s Hospital, serta Housing Provident Fund Management Center.

Dalam demonstrasi tersebut, Mornine memperlihatkan kemampuannya menjalankan sejumlah fungsi pelayanan, seperti memandu pengunjung, memberikan layanan konsultasi, hingga menerima tamu.

Pengalaman Mornine juga diperluas ke sektor otomotif. Empat dealer otomotif di China terhubung melalui siaran langsung, sementara delapan dealer di pasar internasional menampilkan kemampuan Mornine melalui video demonstrasi.

Dealer-dealer tersebut tersebar di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Afrika Selatan. Dalam skenario tersebut, Mornine bertugas menyambut pelanggan dan memperkenalkan kendaraan.

AiMOGA tidak hanya mengandalkan demonstrasi melalui layar. Pengunjung WRC 2026 juga dapat melakukan interaksi langsung atau hands-on interaction dengan Mornine dan robot lalu lintas pintar di area pameran.

Pengunjung dapat berkomunikasi dengan robot dan merasakan pengalaman interaktif yang dibuat menyerupai kondisi penggunaan sebenarnya.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya AiMOGA menunjukkan bahwa robot dapat berinteraksi dengan manusia sekaligus menjalankan fungsi layanan dalam berbagai skenario.

Salah satu produk yang paling menarik perhatian di WRC 2026 adalah Mobo, robot humanoid pertama AiMOGA yang dirancang untuk skenario pendamping rumah tangga atau home companion.

Mobo memiliki tinggi sekitar 0,9 meter dengan bobot sekitar 18 kilogram. Ukurannya yang relatif ringkas serta desain yang ramah membuat robot ini mudah berinteraksi dengan manusia.

Selama pameran berlangsung, Mobo terlihat berinteraksi dengan anak-anak, menari bersama, dan berkeliling di area pameran bersama robot anjing Argos.

Berbeda dari robot yang difokuskan untuk pelayanan publik, Mobo lebih menitikberatkan pada interaksi dengan manusia dan pendampingan dalam aktivitas sehari-hari.

Kehadiran Mobo sekaligus memperluas cakupan portofolio AiMOGA dari sektor profesional dan komersial menuju lingkungan rumah tangga.

 

Portofolio AiMOGA Makin Beragam

Dalam WRC 2026, AiMOGA memperkenalkan sejumlah produk robotika yang menyasar kebutuhan berbeda.

Portofolio tersebut mencakup Intelligent traffic robot untuk mendukung skenario manajemen transportasi, Nurse robot untuk sektor layanan kesehatan, Brain-controlled intelligent wheelchair atau kursi roda pintar, Robot humanoid Mornine untuk pelayanan publik dan ritel otomotif, kemudian robot anjing Argos, serta robot humanoid Mobo untuk pendampingan di rumah.

Rangkaian produk tersebut memperlihatkan strategi AiMOGA dalam membangun ekosistem robotika yang mencakup berbagai bidang, mulai dari transportasi, kesehatan, pelayanan publik, ritel otomotif, hingga kehidupan rumah tangga.

Ekspansi AiMOGA juga tercermin dari cakupan penggunaan produknya. Hingga saat ini, perusahaan menyebut telah mencatatkan pengiriman kumulatif global lebih dari 2.000 unit, dengan produk dan layanan menjangkau lebih dari 60 negara dan wilayah.

Robot AiMOGA telah dieksplorasi untuk berbagai model penggunaan, mulai dari ruang publik di China hingga pasar internasional seperti Indonesia, Vietnam, dan Polandia.

Dengan semakin banyaknya lokasi penerapan, perusahaan berupaya menguji dan mengembangkan kemampuan robot dalam menghadapi karakteristik lingkungan serta kebutuhan pengguna yang berbeda.

Keikutsertaan AiMOGA di WRC 2026 tidak hanya menjadi kesempatan untuk memamerkan produk baru. Perusahaan juga ingin menunjukkan perubahan penting dalam perkembangan industri robotika.

Jika sebelumnya fokus utama berada pada technological feasibility, yakni membuktikan bahwa sebuah robot secara teknis dapat bekerja, kini tantangan berikutnya adalah application feasibility.

Artinya, robot harus mampu membuktikan bahwa teknologi tersebut benar-benar dapat diterapkan, beradaptasi, dan memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari jalan raya perkotaan, fasilitas publik, dealer otomotif, hingga rumah, AiMOGA berupaya menunjukkan bagaimana robot dapat ditempatkan dalam berbagai lingkungan nyata.

Langkah tersebut sejalan dengan visi AiMOGA sebagai “Your Trusted Human AI Assistant” atau asisten AI manusia yang dapat dipercaya.

Melalui penerapan di lapangan secara berkelanjutan, AiMOGA ingin menjawab salah satu tantangan utama industri robotika saat ini: bagaimana membuat robot tidak hanya mampu bekerja secara teknis, tetapi juga dapat beradaptasi dengan lingkungan nyata dan menjadi asisten yang andal bagi manusia.

WRC 2026 pun menjadi momentum bagi AiMOGA untuk memperlihatkan bahwa masa depan robotika bukan lagi sekadar tentang robot yang bisa bergerak atau berbicara, melainkan tentang bagaimana teknologi tersebut dapat benar-benar hidup berdampingan dan membantu manusia dalam berbagai aktivitas sehari-hari.