Top 3 Tekno: ChatGPT Khusus Remaja Tuai Perhatian

OpenAI merilis versi terbaru ChatGPT khusus untuk remaja di tengah kekhawatiran dampak AI.

Diterbitkan 20 Agustus 2026, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI memperkenalkan versi terbaru ChatGPT khusus untuk remaja di tengah kekhawatiran dampak AI terhadap anak muda. Berita ini menuai perhatian para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Rabu (19/8/2026) kemarin.

Informasi lain yang juga populer datang dari kisah ilmuwan Rusia yang coba menciptakan hibrida Manusia-Simpanse.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini.

1. OpenAI Rilis ChatGPT Khusus Remaja, Ada Fitur Anti-Nyontek!

OpenAI memperkenalkan versi terbaru ChatGPT khusus untuk remaja, di tengah kekhawatiran dampak kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terhadap anak muda.

Pengguna berumur 13 dan 17 tahun akan otomatis dialihkan ke versi ini, dilengkapi dengan fitur kontrol orang tua, perlindungan yang lebih ketat, hingga notifikasi untuk mengingatkan remaja beristirahat.

Diwartakan CNET, Rabu (19/8/2026), perusahaan menyatakan bakal menerapkan empat prinsip utama, yaitu memprioritaskan keselamatan, mendorong dukungan di dunia nyata, memperlakukan remaja sesuai usianya, serta memberikan transparansi sistem.

ChatGPT memberikan fitur baru bernama Study Mode, memungkinkan memberikan panduan langkah demi langkah dalam menyelesaikan tugas sekolah, sekaligus mendeteksi pengguna yang berusaha menyontek.

Melalui fitur Study Hours, orang tua dan remaja dapat mengatur agar Study Mode aktif secara otomatis. Selain itu, ChatGPT untuk remaja juga akan menghadirkan kuis dan visualisasi untuk mendukung proses belajar.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Kisah Ilmuwan Rusia yang Coba Ciptakan Hibrida Manusia-Simpanse

Seorang ahli biologi Rusia, Ilya Ivanov berusaha untuk menyilangkan manusia dan simpanse (Humanzee) pada 1920-an.

Eksperimen ini terjadi di tengah perdebatan publik tentang evolusi manusia dan hukum Tennessee pada masa itu, yang melarang guru sekolah negeri mengajarkan manusia berasal dari "makhluk kehidupan yang lebih rendah".

Dikutip dari Popsci, Selasa (18/8/2026), Ivanov berargumen bahwa keberhasilan menciptakan “humanzee” akan membuktikan kontinuitas biologis antara kedua spesies tersebut. Para ilmuwan menyebut proses ini sebagai hibridisasi interspesifik.

Para sejarawan mengemukakan beberapa alasan terkait eksperimen Ivanov. Langkah ini mungkin diharapkan sebagai propaganda anti-agama bagi Uni Soviet yang memiliki keyakinan ateis atau ingin menciptakan "Manusia Soviet Baru" secara biologis.

Eksperimen itu dimulai oleh Ivanov pada 1926 di Guinea Prancis (sekarang Guinea). Di sana, ia menangkap beberapa simpanse dewasa hidup untuk menginseminasi betina dengan sperma manusia.

Ia juga sempat ingin menginseminasi wanita lokal dengan sperma kera tanpa persetujuan mereka dengan dalih pemeriksaan medis namun dihalangi oleh otoritas kolonial Prancis.

Eksperimen Ivanov tidak ada yang berhasil dan berakhir kembali ke Uni Soviet. Ia kembali dengan membawa 20 simpanse dan menyisakan empat ekor yang selamat. Ivanov sempat merekrut lima wanita sukarelawan untuk melanjutkan eksperimennya, tetapi tidak dilanjutkan karena hanya tersisa satu kera (orangutan).

Baca selengkapnya di sini

3. Ini Trik Navigasi Satset di Android Bikin Multitasking Jadi Lebih Cepat

Navigasi pada ponsel telah lama memberikan pilihan berupa tiga tombol atau geser, memungkinkan pengguna memilih sesuai kenyamanan.

Dikutip dari Android Police, Rabu (19/8/2026), pengguna sebelumnya memanfaatkan tiga tombol navigasi, namun ada navigasi geser (usap) yang ternyata menyimpan beberapa trik tersembunyi yang sangat berguna.

Misalnya, pada Samsung Galaxy Z Fold 5, secara bawaan mengaktifkan navigasi tiga tombol sedangkan Google Pixel 9 Pro XL mengaplikasikan navigasi geser.

Disebutkan bahwa gestur usap lebih efisien dibandingkan meregangkan ibu jari ke bawah untuk menekan tombol navigasi.

Selain itu, navigasi geser mengembalikan ruang layar lebih luas dibandingkan navigasi tiga tombol yang memakan sebagian area bawah layar.

Baca selengkapnya di sini