Bahaya Pakai Wi-Fi Publik, Ini Cara Aktifkan Private DNS Agar Data Aman

Sering hubungkan HP ke Wi-Fi publik? Waspadai risiko pengalihan situs palsu (DNS spoofing) dan cegah dengan fitur Private DNS bawaan Android.

Diterbitkan 04 Oktober 2026, 06:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Jika kamu sering terhubung ke jaringan Wi-Fi publik, jaringan terbuka ini sebenarnya menyimpan berbagai risiko keamanan. Pasalnya, kamu tidak bisa mengetahui siapa saja yang terhubung di jaringan tersebut atau bagaimana konfigurasi keamanannya.

Salah satu potensi bahaya terbesar terletak pada sistem Domain Name System (DNS) yang digunakan oleh jaringan publik tersebut. Di rumah atau kantor, kamu biasanya menggunakan DNS dari penyedia layanan internet (ISP) terpercaya.

Sebaliknya, pengelola jaringan publik bebas menetapkan DNS mana pun. Seperti dilansir dari Make Use Of, Minggu (4/10/2026), DNS yang dikonfigurasi secara asal atau buruk berisiko memicu ancaman DNS spoofing.

Sebagai contoh, saat kamu mengetik alamat situs web resmi untuk login, DNS yang telah terkompromi dapat mengalihkan koneksi kamu ke halaman palsu demi mencuri data pribadi.

Gunakan Fitur Private DNS di Android

Kamu mungkin tidak memiliki kendali atas DNS di jaringan Wi-Fi publik, namun kamu bisa mengubah server DNS bawaan di HP Android kamu. Langkah ini memastikan setiap permintaan koneksi internet ditangani oleh penyedia jaringan terpercaya pilihan kamu.

Menariknya, kamu hanya perlu mengatur fitur ini sekali saja dan sistem akan otomatis bekerja setiap kali HP tersambung ke jaringan apa pun.

Fitur Private DNS di Android mengandalkan protokol DNS-over-TLS. Protokol ini bertugas mengenkripsi seluruh permintaan DNS antara HP dan penyedia DNS, sehingga pihak luar tidak dapat mengintip maupun memanipulasi lalu lintas data kamu.

 

Cara Mengatur Private DNS di HP Android

Sebelum mengaktifkannya, kamu perlu memilih penyedia DNS terpercaya sesuai kebutuhan:

  • Google DNS (dns.google) atau Cloudflare: Pilihan terbaik jika kamu menginginkan DNS paling cepat dan andal.
  • AdGuard DNS (dns.adguard-dns.com): Pilihan tepat jika kamu ingin memblokir iklan secara otomatis.
  • Quad9: Berfokus pada perlindungan privasi dan pemblokiran situs berbahaya.
  • NextDNS: Memberikan kontrol filter konten yang lebih mendalam dan fleksibel.

Setelah menentukan pilihan, ikuti langkah pengaturannya berikut ini:

  1. Buka menu Pengaturan (Settings) di HP Android kamu.
  2. Masuk ke menu Koneksi (Connections) > Pengaturan koneksi lainnya (More connection settings).
  3. Pilih opsi Private DNS.
  4. Masukkan nama hostname penyedia DNS pilihan kamu (Android memerlukan nama hostname, bukan deretan angka IP seperti 8.8.8.8).
  5. Pilih Simpan (Save).

 

Langkah Perlindungan Ekstra

Mengubah DNS merupakan cara praktis untuk menambah lapisan perlindungan awal, namun cara ini tidak otomatis menyelesaikan seluruh ancaman siber. DNS hanya bertugas menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP, bukan mengenkripsi seluruh data yang keluar dan masuk dari HP kamu.

Jika kamu sering menggunakan Wi-Fi publik dalam durasi panjang, sebaiknya pertimbangkan langkah proteksi tambahan berikut:

Gunakan VPN Terpercaya: Layanan Virtual Private Network (VPN) mengenkripsi seluruh lalu lintas data dari perangkat kamu. Pastikan memilih penyedia VPN yang kredibel, seperti Proton VPN yang menyediakan opsi gratis tanpa batasan kuota data.

Hindari VPN Gratisan Tanpa Reputasi: Sebaiknya hindari aplikasi VPN gratis yang tidak jelas pengembangnya, karena berpotensi mencuri dan menjual data pribadi kamu.

Aktifkan Fitur Keamanan Bawaan: Aktifkan fitur seperti Google Safe Browsing di Android guna memberikan peringatan dini saat kamu tidak sengaja mengklik situs web palsu yang berindikasi phishing.