WhatsApp Hadirkan Agen AI 24 Jam untuk Bantu Bisnis UMKM

Agen AI ini memungkinkan setiap bisnis menghadirkan layanan pelanggan otomatis selama 24 jam di dalam aplikasi WhatsApp.

Diterbitkan 11 Agustus 2026, 17:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Meta resmi meluncurkan Meta Business Agent (Agen AI) di Indonesia dalam ajang WhatsApp Business Summit (WABS) 2026, Selasa (11/8/2026) di Jakarta.

Inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan setiap bisnis, mulai dari UMKM hingga perusahaan berskala besar, menghadirkan layanan pelanggan otomatis selama 24 jam penuh langsung di dalam aplikasi WhatsApp.

Vice President India & Southeast Asia Meta, Sandhya Devanathan, mengungkapkan bahwa lebih dari 1 juta bisnis secara global telah memanfaatkan Meta Business Agent setiap minggunya.

"Di Indonesia, WhatsApp bukan sekadar platform perpesanan, melainkan pusat aktivitas ekonomi harian masyarakat," ujar Sandhya dalam keterangan resminya.

Vice President of India & Southeast Asia at Meta, Sandhya Devanathan. Credit: Meta

Ke depan, Meta juga akan mempermudah pengguna untuk menemukan bisnis yang didukung Meta Business Agent secara langsung melalui fitur Search di WhatsApp maupun lewat pembagian kontak antar pengguna.

Langkah ini merespons tingginya adopsi digital di Indonesia. Data menunjukkan 71% masyarakat Indonesia berkirim pesan dengan akun bisnis setiap hari, dan 83% di antaranya merasa agen AI membantu mereka mendapatkan informasi secara lebih cepat dan efisien.

 

Deretan Fitur Agen AI WhatsApp

Untuk sektor bisnis kecil dan menengah (UKM), Meta Business Agent terintegrasi langsung di aplikasi WhatsApp Business. Agen AI dapat dilatih untuk:

  • Menjawab pertanyaan spesifik mengenai produk atau layanan secara real-time.
  • Memberikan rekomendasi katalog produk dan membantu penutupan transaksi.
  • Menjadwalkan janji temu hingga mengalihkan percakapan ke tim manusia jika dibutuhkan.

Sementara bagi perusahaan berskala besar, hadir Meta Business Agent Platform. Solusi ini memungkinkan integrasi tingkat lanjut dengan sistem manajemen dan e-commerce seperti Shopify, Zendesk, hingga Shopee.

 

Genjot Penjualan dan Efisiensi Operasional

Sejumlah pelaku usaha di Indonesia yang menjadi early adopter mulai merasakan dampak signifikan:

Mastung (Digital Creative Agency): Mencatat lonjakan konversi penjualan hingga 65,4% setelah mengaktifkan AI untuk melayani pelanggan di luar jam operasional.

Queensi (Brand Kecantikan & Kesehatan/Sastro Group): Mampu menangani volume percakapan pelanggan 250% lebih banyak tanpa menambah personel pendukung, sekaligus meningkatkan strategi upselling hingga 60%.

Paragon Corp (DermaScalp Expert): Memanfaatkan platform ini untuk memberikan layanan konsultasi perawatan rambut dan kulit kepala yang terspesialisasi secara personal.