Liputan6.com, Jakarta - Bakat orang dengan ingatan kuat sering dianggap anugerah langka, padahal wujudnya sangat beragam. Ada yang piawai mengingat wajah, ada yang hafal angka, dan ada pula yang mampu memutar ulang hari-hari lampau dengan detail luar biasa. Yuk, kenali lebih dekat.
Menurut laporan UC Irvine News, para ilmuwan menemukan kelompok orang yang mampu mengingat hampir setiap momen hidupnya sejak usia sekitar 10 tahun. Otak mereka menunjukkan perbedaan struktur dibanding orang pada umumnya. Fenomena ini disebut HSAM.
Peneliti James McGaugh, seperti dimuat UF Health, menjelaskan bahwa kondisi ini masih diteliti, termasuk apakah muncul alami atau berkembang lewat pengalaman bertahun-tahun. Yang pasti, ingatan kuat bukan sekadar hafalan, melainkan kemampuan unik. Simak ulasannya berikut dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (28/9/2026).
Advertisement
1. Mengingat Peristiwa Hidup Secara Sangat Rinci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356807/original/052174600_1790221357-2137.jpg)
Ini bentuk paling terkenal, yakni highly superior autobiographical memory (HSAM). Pemiliknya bisa menyebutkan hari, kegiatan, hingga menu makan siang pada tanggal tertentu di masa lalu. Ingatannya muncul nyaris otomatis, tanpa perlu berpikir lama. Bagi mereka, masa lalu terasa seperti film yang bisa diputar ulang kapan saja, lengkap dengan suasana dan emosinya. Peneliti UC Irvine menyebut kemampuan ini berlaku sejak usia sekitar 10 tahun.
2. Tidak Mudah Lupa pada Hal-Hal Sepele
Kebanyakan orang hanya menyimpan kejadian yang dianggap penting. McGaugh, dalam paparan di UF Health, menyebut hormon stres membantu kita mengingat hal penting secara selektif, sedangkan orang dengan ingatan superior juga mengingat hal-hal yang tidak penting.
Artinya, otak mereka menyimpan detail kecil seperti cuaca, obrolan singkat, atau berita hari itu. Tanpa penyaringan, banyak kenangan sepele ikut terbawa, sehingga bakat ini menakjubkan sekaligus terkadang melelahkan.
Advertisement
3. Berbeda dari Juara Hafalan Angka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7531044/original/052471200_1780305045-pexels-karola-g-7269489.jpg)
Jangan samakan bakat ini dengan atlet memori yang menghafal ribuan digit pi. Peneliti UC Irvine menemukan bahwa orang dengan ingatan autobiografis unggul tidak mencetak skor lebih tinggi pada tes memori laboratorium biasa. Keunggulan mereka spesifik pada kisah hidup pribadi dan peristiwa publik. Jadi, ingatan kuat punya banyak jenis, dan setiap orang memiliki kekuatan memori yang berbeda-beda, tidak selalu jago menghafal daftar panjang.
4. Mengenali Wajah dan Nama dengan Cepat
Sebagian orang punya bakat luar biasa mengingat wajah dan nama, bahkan setelah bertemu sekali di acara ramai. Bakat ini sangat berguna di bidang layanan pelanggan, politik, hingga penjualan. Mereka biasanya menghubungkan nama dengan ciri khas seseorang atau konteks pertemuan.
Kebiasaan mengaitkan informasi baru dengan hal yang sudah dikenal membuat memori lebih menempel dan mudah dipanggil kembali. Hasilnya, relasi terasa lebih hangat dan personal.
5. Kuat dalam Memori Visual dan Spasial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4624850/original/007468100_1698306717-pexels-pavel-danilyuk-8763070.jpg)
Orang dengan ingatan visual yang tajam mudah mengingat tata letak, peta, denah, dan gambar. Mereka jarang tersesat setelah sekali melewati suatu rute. Di dunia kerja, bakat ini cocok untuk arsitek, desainer, pilot, hingga pemain catur. Mereka cenderung membayangkan informasi sebagai gambar di kepala, bukan sekadar kalimat, sehingga proses mengingatnya lebih cepat dan akurat. Bakat ini juga membantu saat belajar geografi.
6. Cepat Menyerap dan Menghubungkan Pelajaran
Ingatan yang kuat mempercepat belajar, karena materi lama tersimpan rapi dan mudah dipanggil untuk dikaitkan dengan materi baru. Pelajar dengan bakat ini sering unggul pada mata pelajaran yang butuh banyak konsep, seperti biologi, sejarah, atau bahasa.
Meski demikian, hasil terbaik tetap datang dari pemahaman, bukan hafalan semata. Ingatan kuat akan lebih bermanfaat bila dipadukan dengan berpikir kritis dan rasa ingin tahu. Keduanya saling menguatkan.
Advertisement
7. Piawai Mengingat Percakapan dan Detail Emosi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343233/original/029591300_1788848301-Gemini_Generated_Image_5oyekn5oyekn5oye.jpg)
Ada orang yang mampu mengingat isi obrolan, janji kecil, dan perasaan lawan bicara bertahun-tahun kemudian. Bakat ini membuat mereka terlihat perhatian dan tepercaya dalam hubungan sosial. Di sisi lain, ingatan tajam tentang kejadian menyakitkan bisa sulit dilepaskan.
Karena itu, kemampuan mengelola emosi menjadi pasangan penting bagi bakat mengingat yang kuat, agar kenangan lama tidak membebani suasana hati. Dukungan orang terdekat juga membantu.
8. Pandai Bercerita dengan Detail yang Hidup
Orang dengan ingatan kuat biasanya menyimpan banyak kisah, tanggal, dan detail pengalaman. Modal ini membuat mereka pandai bercerita secara hidup dan runtut. Cerita yang kaya detail lebih mudah menarik perhatian pendengar, baik dalam percakapan santai, presentasi, maupun tulisan. Bakat ini cocok bagi penulis, pengajar, jurnalis, dan pembicara publik. Tentu, kejujuran tetap perlu dijaga karena ingatan manusia tetap bisa keliru.
9. Mampu Menghubungkan Pengetahuan Antarbidang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5242716/original/083013200_1749039643-Sebagai_pemimpin-min__1_.jpg)
Pengetahuan luas yang tersimpan rapi memudahkan seseorang melihat hubungan antarbidang. Orang dengan daya ingat kuat dapat menarik contoh dari banyak pengalaman saat menyelesaikan masalah, sehingga keputusan terasa lebih matang. Meski begitu, ingatan kuat bukan jaminan kreativitas atau kecerdasan tinggi.
Memori hanyalah bahan baku, sedangkan berpikir, mencoba, dan belajar hal baru tetap perlu dilatih. Kombinasi keduanya menghasilkan solusi yang unggul.
10. Sangat Terbantu oleh Kebiasaan yang Tepat
Meski ada faktor bawaan, ingatan tetap bisa dirawat. Tidur cukup, olahraga teratur, makan bergizi, dan mengulang materi dengan jeda waktu (spaced repetition) membantu otak menyimpan informasi. Teknik seperti membuat cerita, membayangkan gambar, atau mengajarkan kembali materi ke orang lain juga efektif.
Bahkan tanpa bakat luar biasa, orang biasa bisa meningkatkan daya ingat dengan latihan yang konsisten dan sabar. Mulailah dari langkah kecil yang mudah dijalankan.
Pertanyaan Seputar Bakat Orang dengan Ingatan Kuat
Apa itu HSAM (highly superior autobiographical memory)?
HSAM adalah kondisi langka ketika seseorang bisa mengingat hampir semua peristiwa hidupnya secara rinci sejak usia sekitar 10 tahun. Fenomena ini pertama kali didokumentasikan peneliti UC Irvine pada 2006.
Apakah orang dengan ingatan kuat pasti pintar menghafal angka?
Tidak selalu. Menurut penelitian UC Irvine, kelompok HSAM tidak otomatis unggul pada tes memori biasa. Keunggulan mereka terletak pada ingatan peristiwa pribadi dan publik.
Apakah ingatan kuat bawaan lahir atau bisa dilatih?
Belum ada jawaban pasti. McGaugh masih meneliti apakah kondisi ini muncul alami atau berkembang lewat pengalaman. Untuk daya ingat sehari-hari, kebiasaan sehat dan latihan terbukti membantu.
Bagaimana cara meningkatkan daya ingat secara alami?
Tidur cukup, rutin berolahraga, makan bergizi, dan mengulang materi secara berkala. Teknik visualisasi dan mengajar ulang materi juga bisa membantu informasi bertahan lebih lama.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7368499/original/067001900_1780149167-Jepretan_Layar_2026-05-27_pukul_20.44.42.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5306704/original/080618800_1754448434-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__43_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359612/original/055551100_1790567002-0e308d5e-10b5-4c61-ba31-cce43d45f0bd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355809/original/028554700_1790142092-01M34AT69WYG0P4MF0F6ZY95ZY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359305/original/086952500_1790496060-b631597a-3c87-4e3d-86f2-1b71756177cf.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262979/original/043595200_1750759687-medium-shot-woman-working-laptop.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4963087/original/021202000_1728373680-IMG-20241008-WA0028.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358574/original/040868600_1790392312-a1ebd87f-af2f-4e6b-8617-63e61dcab930.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354406/original/098873200_1790050277-pexels-farhad-8697540.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358312/original/037026900_1790330955-Ciri_Orang_yang_Selalu_Memilih_Duduk_di_Pojok_Kafe_Menurut_Psikologi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5242716/original/083013200_1749039643-Sebagai_pemimpin-min__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3225140/original/057920300_1598947174-man-woman-are-sitting-table-talking-quarreling-with-each-other-real-quarrel-household-issues_163305-6357.jpg)