ChatGPT Punya Fitur 'Pulse', Bisa Kasih Rangkuman Ide Segar di Pagi Hari

OpenAI meluncurkan fitur baru bernama Pulse untuk pelanggan ChatGPT Pro. Fitur ini bekerja semalaman untuk menganalisis riwayat chat, menyajikan ide-ide segar dan rangkuman setiap pagi.

Diterbitkan 29 September 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - OpenAI baru saja memperkenalkan kemampuan baru untuk asisten AI, ChatGPT. Fitur ini diberi nama Pulse.

Ide fitur ChatGPT ini cukup menarik yaitu bekerja secara proaktif saat penggunanya tidur, lalu menyajikan rangkuman personal setiap pagi

Cara kerjanya, Pulse akan menganalisis riwayat percakapan, memori, dan juga masukan langsung dari pengguna untuk memahami hal-hal yang dianggap penting atau relevan.

Hasil analisis itu kemudian ditampilkan dalam bentuk kartu visual berisi berbagai hal, mulai dari ide segar, tips bermanfaat, sampai resep masakan.

Mengutip Digital Trends, Senin (29/9/2025), OpenAI menjelaskan bahwa tujuan utama dari ChatGPT Pulse adalah untuk "secara proaktif memberikan apa yang kamu butuhkan."

Agar hasilnya lebih bermanfaat, pengguna juga bisa menghubungkan fitur Pulse dengan aplikasi lain seperti Gmail atau Kalender.

Jika diaktifkan, Pulse bisa membantu mengingatkan jadwal rapat atau bahkan memberi saran untuk membeli hadiah ulang tahun. Pengguna tetap memiliki kendali penuh atas data mana saja yang boleh diakses.

Untuk tahap awal, fitur ini hanya bisa dinikmati oleh pelanggan ChatGPT Pro dengan biaya langganan USD 200 atau sekitar 3,3 juta per bulan.

Kontrol Pengguna dan Potensi Kesalahan

Selain itu, pengguna bisa meminta Pulse untuk melakukan riset tentang topik tertentu setiap malam, sehingga saat pagi tiba mereka akan menerima pembaruan yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Informasi yang ditampilkan Pulse hanya berlaku untuk satu hari, tetapi pengguna tetap punya pilihan untuk menyimpannya ke dalam riwayat obrolan agar bisa dilihat kembali kapan saja.

Walau terlihat canggih, OpenAI mengingatkan bahwa Pulse belum tentu selalu tepat. Ada kemungkinan pengguna mendapat saran untuk hal-hal yang sebenarnya sudah selesai dikerjakan.

"Kamu mungkin mendapatkan tips untuk proyek yang sudah diselesaikan," kata perusahaan.

Persaingan di Industri AI Proaktif

Langkah OpenAI menghadirkan Pulse ini sebenarnya sejalan dengan tren di dunia teknologi yang makin fokus menciptakan AI yang proaktif.

Beberapa perusahaan lain juga sudah mencoba hal serupa. Samsung, misalnya, punya fitur Now Bar dan Now Brief yang bisa menampilkan rencana harian berdasarkan data pengguna.

Sementara itu, peramban Perplexity Comet menghadirkan sistem bernama “Connectors” yang mampu mengotomatiskan berbagai tugas di banyak aplikasi.

Untuk sekarang, Pulse hanya bisa dipakai oleh pelanggan ChatGPT Pro. Tapi OpenAI memastikan bahwa fitur ini nantinya juga akan dibuka untuk pengguna paket Plus seharga USD 20 atau sekitar 334 ribu per bulan, dan pada akhirnya tersedia untuk semua pengguna.

Infografis 4 Rekomendasi Chatbot AI Terbaik