Sukses

Ikuti Jejak PES Jadi eFootball, EA Sports Pertimbangkan Ganti Nama Game FIFA

Liputan6.com, Jakarta - Jika Konami sudah mengganti judul game sepak bola mereka, dari Pro Evolution Soccer (PES) menjadi eFootball, rivalnya dalam genre tersebut, Electronic Arts alias EA, tampaknya kepikiran melakukan hal yang sama pada seri FIFA mereka.

Hal itu seperti diungkapkan Cam Weber, EA Sports Group General Manager, dalam pesannya kepada para pemain di laman resmi EA tentang peluncuran FIFA 22.

FIFA 22 sendiri dirilis tak lama usai eFootball 2022 dirilis, yaitu pada 1 Oktober 2021.

"Sejak diluncurkan, kami memiliki 9,1 juta pemain yang bergabung dalam permainan, 7,6 juta tim Ultimate Team yang dibuat dan 460 juta pertandingan dimainkan," kata Weber, dikutip Senin (11/10/2021).

Ia mengatakan, mereka ada untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi semua penggemar sepak bola. Untuk itu, EA mulai dengan mendengarkan pemain.

Weber mengungkapkan, ada beberapa hal yang menurut mereka paling penting, yang didengar secara konsisten.

Hal itu adalah menumbuhkan komunitas global, menciptakan pengalaman sepak bola inovatif di seluruh platform baru, komitmen untuk setiap level olahraga termasuk akar rumput, dan mempercepat peningkatan permainan wanita.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Eksplorasi Ide untuk Ganti Nama

Weber melanjutkan, selama ini mereka juga memfokuskan banyak energi untuk mengumpulkan lebih dari 300 mitra berlisensi individu, yang memberikan mereka akses ke lebih dari 17 ribu atlet di lebih dari 700 tim, 100 stadion, serta lebih dari 30 liga di seluruh dunia.

"Luasnya kemitraan kami dan ekosistem konten berlisensi memungkinkan kami untuk terus menghadirkan keaslian tak tertandingi dalam permainan sepak bola EA Sports, sekarang dan selama bertahun-tahun yang akan datang," katanya.

Menurut Weber, mereka juga sedang mengeksplorasi ide untuk mengganti nama game sepak bolanya.

"Ini berarti kami sedang meninjau perjanjian hak penamaan kami dengan FIFA, yang terpisah dari semua kemitraan dan lisensi resmi kami lainnnya di seluruh dunia sepak bola," imbuhnya.

EA menegaskan, prioritas mereka adalah memastikan untuk selalu memiliki kesempatan agar terus menghadirkan pengalaman sepak bola interaktif terbesar di dunia.

Sebelumnya, pada Juli 2021, Konami secara resmi mengganti nama waralaba game sepak bola mereka yaitu PES (Pro Evolution Soccer) menjadi eFootball.

Selain perubahan nama, perusahaan asal Jepang ini juga mengumumkan game tersebut akan menjadi digital sepenuhnya dan dapat dimainkan secara gratis.

3 dari 4 halaman

Spesifikasi PC untuk FIFA 22

FIFA 22 sendiri sudah tersedia di Steam bagi para pemain PC. Meskipun begitu, mereka tidak menerapkan free to play seperti yang dilakukan oleh eFootball 2022.

Apabila ingin memainkan FIFA 22, pastikan perangkat PC Anda memenuhi spesifikasi ini agar tidak rugi saat membelinya.

Minimal

  • OS: Windows 10 - 64-Bit
  • Prosesor: Intel Core i3-6100 @ 3.7GHz atau AMD Athlon X4 880K @4GHz
  • Memori: 8 GB RAM
  • Grafik: NVIDIA GTX 660 2GB atau AMD Radeon HD 7850 2GB
  • Penyimpanan : 50 GB ruang tersedia

Direkomendasikan

  • OS: Windows 10 - 64-Bit
  • Prosesor: Intel i5-3550 @ 3.40GHz atau AMD FX 8150 @ 3.6GHz
  • Memori: 8 GB RAM
  • Grafik: NVIDIA GeForce GTX 670 atau AMD Radeon R9 270X
  • Penyimpanan : 50 GB ruang tersedia

(Dio/Isk)

4 dari 4 halaman

Infografis Perhelatan Akbar PON XX 2021 di Bumi Cenderawasih