Sukses

Twitter Rilis Fitur Mirip Instagram Story

Liputan6.com, Jakarta Mengekor Snapchat dan Instagram, Twitter baru saja menggulirkan fitur baru yang mirip dengan Story. Fitur anyar bernama Fleets itu baru tersedia di India.

Mengutip laman The Verge via Merdeka.com, Jumat (19/6/2020), setelah India fitur ini disebut-sebut melenggang bertahap secara global.

Sebelumnya, fitur ini diluncurkan di Brasil dan Italia. Menurut Twitter, India adalah pasar penting.

"India penting bagi Twitter karena merupakan salah satu pasar audience dengan pertumbuhan tercepat secara global," kata Manish Maheshwari, Direktur Pengelola Twitter India dalam pernyataan resminya.

"Kami sangat senang untuk membawa percobaan Fleets ke India dan menjadikannya salah satu dari tiga negara pertama di dunia yang merasakan fitur baru ini," tambahnya.

 

2 dari 3 halaman

Kapan Rilis Secara Global?

Masih belum diketahui kapan Twitter akan merilis Fleets di sejumlah negara.

Fitur ala Snapchat dan Instagram Story sendiri sudah banyak diadaptasi oleh layanan media sosial lain.

Mulai dari WhatsApp dan Facebook yang memang satu payung dengan Instagram, namun juga Skype serta Youtube telah mengadopsinya.

Twitter adalah salah satu yang melambat untuk mengadopsi, namun jejaring sosial mikroblog ini memang tidak dianggap membutuhkan fitur ini mengingat sebuah tweet sudah mencakup banyak hal yang dimiliki fitur Story.

3 dari 3 halaman

Pengguna iOS Kini Bisa Unggah Twit Suara

Sebelumnya, Twitter meluncurkan fitur baru yang ditujukan untuk pengguna iOS.

Dikutip dari Phone Arena, Kamis (18/6/2020), lewat fitur anyar ini, pengguna Twitter di iOS bisa menggunggah twit dalam bentuk suara. Jadi, pengguna tidak perlu mengetik di perangkatnya.

Menurut Twitter, mengunggah twit lewat suara ini tidak ubahnya pengguna mengetik langsung apa yang ingin dituliskanya. Bedanya, unggahan yang ditampilkan berupa rekaman suara.

Oleh sebab itu, pengguna yang ingin mengunggah kicauan via suara tinggal membuka tombol twit dan pilih ikon gelombang. Selanjutnya, pengguna tinggal berbicara kata-kata yang ingin dibicarakannya.

Twitter membatasi satu kicauan dengan durasi 140 detik. Apabila pengguna sudah mencapai batasnya, rekaman suara yang berlanjut akan otomatis dibuat sebagai Thread.

Nantinya, kicauan berbentuk suara ini akan ditampilkan di linimasa bersama dengan twit lain yang berbentuk teks. Untuk mendengarkannya, pengguna tinggal mengetuk gambar di twit tersebut.

Twitter menyebut fitur ini baru tersedia secara terbatas untuk sejumlah pengguna iOS. Kendati demikian, situs microblogging itu menyebut dalam beberapa pekan ke depan, seluruh pengguna iOS dapat menjajal fitur ini.

Reporter: Indra Cahya

Sumber: Merdeka.com