Sukses

Facebook Akuisisi Platform GIF Populer Giphy

Liputan6.com, Jakarta - Facebook baru saja mengumumkan sudah mengakuisisi platform berbagi GIF paling populer di dunia, yakni Giphy.

Disebutkan, perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini harus mengeluarkan dana sebesar USD 400 juta atau sekitar Rp 5,951 triliun, sebagaimana dikutip dari Ubergizmo, Sabtu (16/5/2020).

Rencananya, perusahaan akan mengintegrasikan seluruh konten Giphy ke Instagram dan layanan milik Facebook lainnya.

Menurut perusahaan, "Giphy dapat membuat pembicaraan di aplikasi olah pesan sehari-hari lebih menghibur."

"Karena itu, kami ingin meintegrasikan library GIF tersebut ke dalam Instagram dan aplikasi kami yang lain sehingga pengguna dapat menemukan cara yang tepat untuk mengekspresikan diri."

 

2 dari 3 halaman

Giphy Tetap Beroperasi Seperti Biasa

Ilustrasi Facebook (Foto: New Mobility)

Bagi kamu yang menggunakan layanan Facebook, seperti WhatsApp atau Messenger pasti pernah mengirim GIF, dan sudah tidak asing lagi dengan Giphy.

Facebook mencatat, Giphy akan tetap beroperasi seperti saat ini. Selain itu, aplikasi dan layanan selain milik Facebook masih akan tetap bisa menggunakan API Giphy ke platform mereka masing-masing untuk saat ini.

Raksasa media sosial tersebut juga menyebutkan, 50 persen trafik Giphy berasal dari berbagai layanan milik Facebook.

3 dari 3 halaman

Facebook Rilis Messenger Rooms

Messengers Rooms (screenshot via messengernews.fb.com)

Facebook akhirnya merilis fitur video call di Messenger Rooms untuk seluruh pengguna di dunia. Pengguna bisa membuat room atau ruangan untuk menyelenggarakan video call secara gratis dengan jumlah peserta hingga 50 orang dan tanpa batas waktu.

Dikutip dari Messenger News Facebook, Jumat (15/5/2020), room bisa dibuat langsung dari layanan Messenger atau Facebook. Kemudian, pengguna bisa membagikan tautan untuk mengundang siapa pun bergabung, termasuk mereka yang tidak memiliki akun Facebook.

"Anda dapat memulai dan membagikan rooms di Facebook melalui News Feed, Groups, dan Events, sehingga mudah bagi Anda melakukannya kapan pun menginginkannya," demikian keterangan resmi dari Facebook.

Pengguna dapat melihat dan bergabung di dalam room, atau mengeluarkan orang dan menguncinya jika tidak ingin ada orang lain yang bergabung.

(Ysl/Why)