Sukses

Pengiriman Smartphone 5G Diprediksi Capai 450 Juta pada 2021

Liputan6.com, Jakarta - Produsen chipset, Qualcomm, memperkirakan para manufaktur smartphone global akan mengirimkan 450 juta handset 5G pada 2021. Kemudian pengiriman akan meningkat menjadi 740 juta unit satu tahun setelahnya.

Dilansir Reuters, Rabu (20/11/2019), Qualcomm mengatakan, adopsi 5G akan lebih cepat daripada 4G. Hal ini disebabkan waktu komersialisasi teknologi tersebut di Tiongkok dan ketersediaan chipset di berbagai tingkat harga.

Menurut Qualcomm, pengiriman smartphone 5G akan terus mengalami peningkatan. Sebelumnya, Qualcomm memperkirakan pengirimaan smartphone 5G akan berkisar antara 175 dan 225 juta unit pada tahun depan. Itu artinya, akan terjadi pertumbuhan 125 persen pada 2021.

Perkiraan Qualcomm ini dinilai penting. Hal ini karena Qualcomm memiliki hubungan dekat dengan para produsen smartphone.

Smartphone 5G terbaru diprediksi dapat menjalankan tugas seperti memutar video atau memainkan gim di jaringan tersebut lebih baik daripada koneksi WiFi.

Qualcomm dan para rivalnya akan mendapatkan keuntungan dari cepatnya adopsi 5G. Pasalnya, akan semakin banyak smartphone membutuhkan chip untuk meningkatkan kecepatannya.

2 dari 3 halaman

MediaTek Bakal Umumkan Chip 5G 26 November

Produsen chip lain yang akan mendapatkan keuntungan dari perkembangan 5G adalah MediaTek. Perusahaan dilaporkan kian memperkuat bisnis mobile chipset dengan berfokus pada fitur-fitur dan pasar tertentu. Setelah merilis Helio G90 untuk pasar gaming pada Juli, perusahaan kini beralih ke 5G.

Dilansir GSM Arena, MediaTek sedang menyiapkan chipset 5G untuk segmen high-end dan kelas menengah. Chipset berbasis pada Helio M70 ini diprediksi akan meluncur di pasar pada kuartal I 2020.

 

3 dari 3 halaman

MediaTek Summit

Peluncuran tersebut dinilai akan berjalan sesuai rencana. Pasalnya, MediaTek secara resmi menjadwalkan acara pengumuman chip 5G pertamanya di MediaTek Summit pada 26 November 2019.

Sayangnya, MediaTek sejauh ini belum memberikan rincian informasi tentang chip tersebut, termasuk fitur-fiturnya. Selain itu, belum ada informasi tentang smartphone yang akan menggunakan chip MediaTek tersebut.

(Din/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Pemerintah Harus Segera Tentukan Frekuensi 5G
Artikel Selanjutnya
Pengamat: Implementasi 5G di Indonesia Adalah Keniscayaan