Sukses

Dirut Baru Indosat Ooredoo Akan Fokus ke Penguatan Jaringan dan Layanan 4G

Liputan6.com, Jakarta - Indosat Ooredoo bakal lebih fokus meningkatkan jaringan dan layanan 4G mereka di tanah air. Tugas ini diserahkan kepada Direktur Utama Indosat Ooredo Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama. Dia secara resmi diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung Kamis, 1 Agustus 2019.

Dalam perkenalannya dengan awak media, Ahmad Al-Neama menegaskan, tugasnya yang utama di Indonesia adalah memperkuat jaringan dan layanan 4G. Namun, ia enggan bicara masalah strategi bisnis Indosat ke depannya.

"Indosat melakukan banyak hal, yang utama adalah memperkuat internet 4G kami. Kedua, konsumen membutuhkan pengalaman internet 4G yang baik, untuk itulah kami juga akan memperkuat jaringan," kata Ahmad Al-Neama di Kantor Indosat Ooredoo, Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Ahmad mengatakan, upaya penguatan jaringan 4G ini seiring dengan tiga visi Indosat Ooredoo. Ketiga visi tersebut yakni menjadi leading digital telco, membuat Indosat jadi perusahaan telco yang bisa dipercaya, dan mempercepat akselerasi digital.

"Untuk menjadi perusahaan yang fokus dengan digital, kami butuh jaringan yang baik agar bisa memberikan layanan data yang baik," tutur dia.

Dia menyebut, dengan jaringan dan layanan data yang baik, nantinya Indosat Ooredoo bakal mampu mengakselerasi digital.

 

2 dari 2 halaman

Target Jumlah BTS

COO Indosat Ooredoo Vikram Sinha mengatakan, layanan data yang baik juga akan bisa memenuhi kebutuhan pengguna. Misalnya, kecepatan download, pengalaman internet tanpa lag bagi gamers, dan lain-lain.

"Kami ingin meningkatkan jaringan yang lebih baik sehingga pengalaman pengguna bisa lebih smooth. Intinya, kami mendengarkan keinginan customer," tutur Vikram.

Sekadar informasi, saat ini jaringan 4G LTE Indosat Ooredoo telah menjangkau 81 persen Indonesia. Indosat pun menargetkan jaringannya bakal menjangkau 90 persen wilayah Indonesia pada akhir 2019.

Indosat Ooredoo ditargetkan bakal menambahkan 18.000 BTS 4G tahun ini dengan belanja modal sebesar Rp 2 triliun.

Hingga akhir 2018, Indosat Ooredoo telah memiliki 17.000 BTS 4G. Dengan target di atas, operator yang identik dengan warna kuning ini diprediksi bakal mengoperasikan sekitar 35.000 BTS 4G di tanah air.

(Tin/Why)

Loading
Artikel Selanjutnya
Kemkominfo Pilih Batam Jadi Kota Pertama untuk Sosialisasi Aturan IMEI
Artikel Selanjutnya
Pakar: Wacana Registrasi Nomor Baru dengan Pengenalan Wajah Berlebihan