Sukses

Ini Hal yang Membuat ZenBook Edition 30 dan Zenfone 6 Edition 30 Unik

Liputan6.com, Jakarta - Genap berusia 30 tahun, Asus sebagai perusahaan raksasa yang berpusat di Taiwan ini telah diakui dunia dan secara resmi meluncurkan sejumlah produk dengan inovasi terbaru.

Dua di antaranya yang cukup menyita perhatian ratusan awak media saat peluncuran di Taipe adalah Zenbook Edition 30 dan Zenfone 6 Edition 30.

Versi khusus Edition 30, itu artinya baik ZenBook dan Zenfone 6 akan dijual terbatas di seluruh dunia dan memiliki desain khusus untuk menyambut ulang tahun Asus yang ke-30.

Chairman Asus, Jonney Shih, berharap dengan desain unik yang dibuat dalam sejumlah produk Asus akan membawa kedekatan serta kegembiraan pada semua penggunanya. Baik itu pada komunitas teknlogi, gamers, dan kreator di dunia.

"Saya sangat senang dan bangga terhadap apa yang telah dicapai Asus hingga saat ini, dan membuat kami menjadi semakin kuat dan bijak. Asus akan terus berinovasi, menghadirkan perangkat cerdas yang dapat membuat semua orang senang dalam menjalankan kehidupan," tambah Jonney.

Lantas, keunikan apa saja yang dimiliki Zenbook Edition 30 dan Zenfone 6 Edition 30?

 

2 dari 3 halaman

ZenFone 6 Edition 30

Zenfone 6 Edition 30. (Liputan6.com/ Maria Flora)

Asus ZenFone 6 Edition 30 merupakan smartphone ZenFone 6 limited-edition yang hadir untuk merayakan ulang tahun Asus ke-30. Smartphone ini tampil dengan spesifikasi yang lebih baik serta dibalut dalam desain yang cukup unik.

Dengan mengusung konsep dari desain filosofi Zen Jepang, ZenFone 6 edisi terbatas ini diartikan sebagai jiwa dari Asus.

ZenFone 6 Edition 30 hadir dengan warna Matte Black yang dilengkapi 3D-curved glass. Sebuah logo khusus juga ditempatkan di bagian belakang gunamempertegas eksklusivitasnya.

Untuk spesifikasi, ZenFone 6 Edition 30 memiliki memori dan penyimpanan yang lebih besar, yaitu dengan RAM 12GB dan ROM 512GB. Spesifikasi tersebut juga menunjukkan, Asus dapat menggabungkan estetika dengan teknologi secara harmonis di smartphone ini.

ZenFone 6 Edition 30 tampil dengan layar tanpa notch berteknologi NanoEdge Display. Sehingga memiliki bezel sangat tipis serta dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 6. Smartphone juga dilengkapi dengan Flip Camera inovatif yang menggunakan sensor Sony IMX586 beresolusi 48MP.

Flip camera pada ZenFone 6 Edition 30 memungkinkan sensor kamera premium digunakan sebagai kamera depan. Sehingga smartphone ini dapat tampil sebagai smartphone dengan skor DxOMark Selfie Benchmark tertinggi.

Bicara soal performa, ZenFone 6 Edition 30 tetap mengandalkan Qualcomm Snapdragon 855 Mobile Platform sebagai otaknya. Selain dipastikan tampil dengan performa tinggi, smartphone ini juga memiliki kapasitas baterai besar 5.000mAh.

Dengan kapasitas sebesar itu, mereka yang nantinya akan menggunakan ZenFone 6 Edition 30, tidak perlu mengisi ulang daya dalam waktu 2 hari.

 

3 dari 3 halaman

ZenBook Edition 30

ZenBook Edition 30. (Liputan6.com/ Maria Flora)

ZenBook Edition 30 tetap tampil dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan oleh seri laptop premium ZenBook. Bedanya, laptop edisi terbatas ini tampil dengan bodi berlapis kulit dari Italia yang menggabungkan nuansa klasik dengan futuristik.

Tidak hanya itu, laptop ini juga dilengkapi dengan satu set aksesoris premium yangterdiri dari Pearl White mouse, Leather-sleeve, serta Leather-look box dan mousepad.

ZenBook Edition 30 juga ditenagai oleh prosesor Intel Core i7 generasi ke-8, chip grafis NVIDIA GeForce MX250, RAM sebesar 16GB, PCIe SSD yang super cepat, serta gigabit-class WiFi.

Menambah nuansa mewahnya, ZenBook Edition 30 menggunakan layar dengan screen-to-body ratio hingga 95% yang dapat dicapai berkat penggunaan teknologi NanoEdge Display.

ZenBook Edition 30 juga dilengkapi dengan fitur ScreenPad 2.0, sebuah layar sekaligus touchpad yang dapat meningkatkan produktivitas dan pengalaman si pengguna.

Setiap aspek edisi zenBook 30 dirancang untuk merefleksikan hasrat Asus terhadap teknologi dan menghargai sebuah keahlian yang biasanya dilakukan oleh seorang pengrajin berpengalaman.

Ya, itu karena bahan kulit yang terbuat dari Italia ini dijahit dengan tangan atau hand made oleh para pengrajin yang tak lagi diragukan keahliannya.

(Maria Flora/Ysl)

Loading
Artikel Selanjutnya
Hanya dalam Waktu 73 Detik, 10 Ribu ROG Phone 2 Habis Terjual