Sukses

Tak Cuma Samsung, Sejumlah Vendor Bakal Pamer Smartphone Layar Lipat

Liputan6.com, Jakarta - Menjadi vendor pertama yang merilis produk penuh inovasi tentu membuat perhatian banyak pihak mengalir ke vendor tersebut. Sebut saja Samsung yang baru-baru ini merilis smartphone layar lipatnya, Galaxy Fold.

Perangkat itu dibanderol seharga Rp 27,8 jutaan. Meski begitu, Galaxy Fold bukanlah perangkat yang hadir untuk pasar luas, melainkan sebuah eksperimen yang hadir untuk pengguna awal.

Setelah Samsung, Huawei menjadi vendor yang akan merilis smartphone layar lipatnya.

Kabarnya, perangkat tersebut memiliki nama Mate X dan akan resmi dirilis di Mobile World Congress. Huawei pun berencana mencuri perhatian pecinta teknologi dari Galaxy Fold.

Namun demikian, bukan hanya Samsung dan Huawei yang merilis smartphone layar lipat mereka. Pasalnya, vendor teknologi Tiongkok lainnya, yakni ZTE dan TCL berencana memamerkan smartphone layar lipatnya di MWC 2019.

Smartphone layar lipat milik TCL bocor di Weibo, perangkat ini kabarnya akan diperkenalkan di MWC 2019 (Foto: Phone Arena/ Weibo)

Bahkan, sejumlah gambar menunjukkan smartphone layar lipat milik TCL bocor di Weibo. Sayangnya, tidak diketahui apakah perusahaan akan merilis smartphone layar lipat itu tahun ini atau tidak.

Smartphone layar lipat milik TCL bocor di Weibo, perangkat ini kabarnya akan diperkenalkan di MWC 2019 (Foto: Phone Arena/ Weibo)

Mengutip laman Phone Arena, Senin (25/2/2019), smartphone layar lipat TCL memiliki tiga dan empat kamera. Namun, konsep ini memiliki satu hal yang sama, yakni namanya yang disebut DragonHinge.

2 dari 2 halaman

Layar 7,2 Inci

Smartphone layar lipat milik TCL bocor di Weibo, perangkat ini kabarnya akan diperkenalkan di MWC 2019 (Foto: Phone Arena/ Weibo)

Smartphone ini memiliki layar AMOLED berukuran 7,2 inci dan resolusi 2.048x1.536 piksel.

Layar kemudian berukuran setengahnya ketika dilipat. Perangkat ini memiliki bezel yang tipis, di mana 90 persennya merupakan layar.

Sejuh ini belum diketahui tentang spesifikasi teknisnya, termasuk prosesor yang dipakai hingga RAM-nya.

Mengingat saat ini merupakan awal kelahiran smartphone layar lipat, tentu butuh waktu hingga perangkat-perangkat ini disempurnakan dan bisa bermanfaat bagi end-user.

Kini, smartphone layar lipat mungkin hanya sebuah eksperimen. Namun di masa datang, bukan tak mungkin akan lebih banyak vendor yang merilis smartphone layar lipat seperti Samsung ataupun Huawei dan masuk ke produksi massal.

(Tin/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Huawei Ejek Samsung Galaxy S10 yang Punya Tiga Kamera Utama
Artikel Selanjutnya
Smartphone Layar Lipat Huawei Mate X Resmi Meluncur, Harganya?