Sukses

Pengguna Gmail Keluhkan Akun Kirim Spam ke Email Tak Dikenal

Liputan6.com, Jakarta - Layanan email milik Google, Gmail, biasanya cukup ketat dalam menyaring pesan spam, tetapi kali ini justru tidak demikian. Sejumlah pengguna Gmail dilaporkan kebanjiran pesan spam di folder pesan terkirimnya.

Ya, akun Gmail para pengguna tersebut justru mengirim pesan spam ke alamat email lain, padahal yang bersangkutan tak pernah mengirimkannya.

Mengutip laman Mashable, Selasa (24/4/2018), kejadian ini dilaporkan pada Minggu pagi. Meski pengguna sudah mengganti password, email-email spam tetap bermunculan.

Beberapa pengguna yang mendapatkan pesan spam menyebut, mereka mengaktifkan two-factor authentication di akun Gmail mereka.

"Akun email-ku telah mengirim tiga email spam dalam waktu kurang dari satu jam. Pesan-pesan ini dikirimkan ke 10 alamat email yang tidak aku ketahui," demikian bunyi tulisan yang diunggah salah satu pengguna pada 21 April 2018 di Google Help Forum.

Ada pula yang mengeluhkan mereka sudah mengubah password segera setelah mendapati akunnya mengirim email spam. "Saya telah mengubah password setelah akun mengirim satu pesan spam, namun malah terjadi lagi dua kali," kata seorang pengguna.

Adapun email-email spam tersebut dikirimkan dalam berbagai subyek. Misalnya saja iklan penurun berat badan atau berjualan suplemen makanan.

"Subjek email-nya ada yang menawarkan penurun berat badan dan suplemen penambah berat badan untuk pria. Saya sudah melaporkannya sebagai spam. Mohon bantuan, apa yang bisa saya lakukan untuk memastikan bahwa akun ini tidak dikompromikan (disalahgunakan)," tulis seorang pengguna di Google Help Forum.

Banyak orang pun menanggapi dengan membenarkan kejadian tersebut. Mereka juga meminta Google menyelesaikan masalah email spam di akun Gmail ini.

1 dari 3 halaman

Penjelasan Juru Bicara Google

Dikonfirmasi mengenai masalah ini, seorang juru bicara Google mengakui bahwa ada masalah kampanye spam yang berdampak pada sebagian kecil pengguna.

"Kami menyadari kampanye spam yang berdampak pada sebagian kecil pengguna Gmail dan telah secara aktif mengambil tindakan untuk melindunginya," kata juru bicara Google dalam pernyatannya.

Lebih lanjut dia menyebut, Gmail telah melibatkan header email palsu yang membuat tampak seolah pengguna menerima dari diri mereka sendiri dan juga menyebabkan pesan-pesan itu muncul secara salah di folder pesan terkirim.

"Kami telah mengidentifikasi dan mereklasifikasi semua email yang menyinggung sebagai spam dan tidak memiliki alasan untuk memercayai akun apapun yang disusupi sebagai bagian dari insiden ini," katanya.

Dalam pernyataannya, Google juga meminta kepada pengguna untuk selalu melaporkan sebagai spam jika ada email mencurigakan.

2 dari 3 halaman

Jawaban Karyawan Google

Seorang karyawan Google Seth Vargo, memberikan jawaban melalui Twitter saat ada pengguna yang bertanya tentang hal ini.

"Hey Alex, terima kasih telah memberi tahu kami. Tim engineer kami telah mengetahui dan kini bekerja mencari solusi untuk masalah ini," katanya.

Satu-satunya hal yang sama dari akun-akun yang mengirimkan spam tersebut adalah banyak pesan spam yang dikirim melalui situs Telus.com.

Perlu diketahui, Telus adalah perusahaan telekomunikasi Kanada dan tidak jelas apa peran Telus dalam kekacauan spam ini.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Artikel Selanjutnya
Ups, Aplikasi Pelacak Anak Kumpulkan Ribuan Password Pengguna
Artikel Selanjutnya
Cara Buat Email Baru di Gmail Secara Mudah Lewat Komputer dan Handphone