Sukses

Google Pixel Lebih Laris Ketimbang Essential Phone

Liputan6.com, Jakarta - Research Director IDC, Francisco Jeronimo, mengungkapkan soal pengapalan smartphone Google Pixel dan Essential Phone.

Berdasarkan data yang dirilis IDC pada bulan ini, Pixel lebih laris dibandingkan Essential Phone.

Dikutip dari Phone Arena, Rabu (14/2/2018), pasar smartphone Google Pixel terus mengalami pertumbuhan. Mengutip data dari Jeronimo, pengapalan perangkat Pixel tumbuh dua kali lipat menjadi 3,9 juta unit pada 2017.

Kendati demikian, porsi Pixel masih terbilang kecil dibandingkan total pengapalan smartphone pada tahun lalu yang mencapai 1,5 miliar unit.

"Pengapalan #GooglePixel terus tumbuh, tapi masih mewakili porsi kecil dari total pasar smartphone yang ada," tulis Jeronimo dengan akun @fjeronimo di Twitter.

Sebelumnya pada hari yang sama, Senin (12/2/2018), Jeronimo mengunggah laporan tentang performa smartphone milik startup "bapak Android" Andi Rubin, Essential Phone. Pengapalannya hanya mencapai 88 ribu unit sejak mulai dikapalkan pada Juli 2017.

1 dari 3 halaman

Samsung Kuasai 21 Persen Pasar Smartphone 2017

Sebelumnya, IDC dan Strategy Analytics memublikasikan laporan pengapalan smartphone pada kuartal IV dan setahun penuh 2017.

Dari data tersebut, Samsung mendominasi pengapalan smartphone sepanjang 2017 dengan 317 juta unit.

Berdasarkan data IDC, Samsung memimpin pasar smartphone 2017 dengan 21,6 persen berkat pengapalan 317 juta unit tersebut. Jumlahnya naik dari 311 juta unit pada 2016 dengan 21 persen pangsa pasar.

Posisi lima besar lainnya secara berurutan ditempati oleh Apple dengan 215,8 juta unit dan 14,7 persen, Huawei 153 juta unit dengan 10,4 persen, Oppo 111,8 juta unit dengan 7,6 persen dan Xiaomi 92 juta unit dengan 6,3 persen pangsa pasar.

Laporan Strategy Analytics juga tidak jauh berbeda, dengan posisi lima besar berisi nama yang sama.

2 dari 3 halaman

Total Pengapalan Smartphone Capai 1,5 Miliar Unit

Berdasarkan data Strategy Anaytics, terjadi penurunan yang cukup besar dari kuartal IV 2016 ke periode yang sama 2017. Pengapalan smartphone pada kuartal IV 2017 mencapai 400 juta unit, turun dari 438 setahun yang lalu.

IDC dan Strategy Analytics memiliki sedikit selisih angka untuk total pengapalan smartphone pada tahun lalu.

Berdasarkan data Strategy Analytics, jumlahnya mencapai 1,5 miliar unit, sedangkan IDC 1,47 miliar. Jumlahnya tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu.

IDC dan Strategy Analytics sepakat Samsung menjadi pemimpin pasar smartphone pada 2017.

(Din/Jek)

Artikel Selanjutnya
TV QLED Samsung Bidik Tren Layar Besar 60 Inci
Artikel Selanjutnya
Harga Samsung J2, J2 Prime, dan J2 Pro Terbaru 2018, Dari Baru Hingga Bekas