Liputan6.com, Siapa bilang, buat game untuk perangkat mobile itu sulit? Dengan bantuan sebuah aplikasi bernama Game Builder, siapa saja bisa membuat game hanya dalam waktu sekitar 5 menit - tanpa harus belajar coding terlebih dulu.
Aplikasi besutan perusahaan berbasis cloud, Appy Pie ini menyediakan enam pilihan (6 template) mengenai game apa saja yang akan dibuat. Di antaranya adalah game menembak, basket, kasino, tic-tac-toe, puzzle, dan bahkan game seperti Flappy Bird.
Ketika ingin membuat game, Anda dapat menambahkan gambar pribadi atau judul untuk permainan atau Anda dapat memilih salah satu dari template. Sebagai contoh, Anda juga bisa membuat kloningan game Flappy Bird.
Setelah memasukkan nama game atau deskripsi singkat, Game Builder akan meminta Anda untuk memilih beberapa pengaturan, seperti jenis burung dan desain pipa. Selanjutnya Appy Pie akan meng-upload karya Anda dan kemudian Anda bisa langsung memainkan game `Flappy Bird tiruan`. Cukup mudah, bukan?
Jika Anda membayar sejumlah uang, Anda bisa mengunduhnya ke iOS, Android, bahkan BlackBerry dan Windows Phone. Dan Anda juga dapat menambahkan push notifications dan in-app purchases.
"Misi kami adalah untuk membuat proses pembuatan aplikasi terasa mudah dan menyenangkan, di mana setiap orang dapat membuat aplikasi mobile hanya dalam tiga langkah," ujar pendiri Appy Pie Abhinav Girdhar.
Appy Pie mengatakan, mereka akan menyediakan lebih banyak pilihan game beberapa bulan mendatang. Mengutip laman Business Insider, Jumat (23/5/2014), sejak diperkenalkan pada Januari 2014, lebih dari 500 game mobile telah dibuat.
Anda Bisa Buat Game Cuma 5 Menit, Ini Caranya
Dengan bantuan sebuah aplikasi bernama Game Builder, siapa saja bisa membuat game hanya dalam waktu sekitar 5 menit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/679971/original/game%20builder.png)
Perbesar
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Taman Kuliner Ramah Lingkungan di Embung Doho Wonogiri, Dukung UMKM Lokal8 jam yang lalu
- Menag Nasaruddin Ajak Tobat Ekologis, Ingatkan Bahaya Eksploitasi Alam20 jam yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
- Sekolah Anak Pesisir di NTB Padukan Edukasi Lingkungan dan Ekonomi Lokal2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
- Petani dan Nelayan Bakal Ikut Menikmati Pembiayaan Karbon6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
- Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
- Hutan di Gunungkidul Jadi Sumber Pangan dan Penggerak Ekonomi Desa1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
- Green Economy Buka Peluang Karier Baru, Ini 5 Skill yang Perlu Disiapkan Gen Z1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
- Energi dari Olahan Sampah Didorong Jadi Alternatif Batu Bara dan Gas1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
- The Curiosity Engine di Art Jakarta 2026, Saat Sisa Material Menemukan Makna Baru1 minggu yang lalu
- Ubah Purun Jadi Tech Organizer, Inovasi Hijau Selamatkan Gambut Kalimantan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
- PLTS Atap 416 kWp Terpasang di RS Mardi Rahayu, Operasional 24 Jam1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
- Pelajar SMA Jabodetabek Manfaatkan AI dan Sensor Pintar untuk Atasi Krisis Lingkungan1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306335/original/075578900_1784874762-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T133156.067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372199/original/025007600_1791871347-HOAX__33_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372384/original/088941600_1791878335-cek_fakta_BSU_Oktober_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366130/original/016498100_1791253536-033A5626.jpg)