Sukses

Geger Isu Penculikan Anak, Polresta di Banyuwangi: Awasi Anak bila di Luar Rumah

Liputan6.com, Banyuwangi Warga Banyuwangi dihebohkan adanya isu penculikan anak. Isu itu disebarkan melalui whatsapp grup. Terbaru, isu penculikan anak itu tesebar ke beberapa wali murid di wilayah Kecamatan Muncar. Namun, isu penculikan itu hoaks.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Deddy Foury Millewa menegaskan, pihaknya telah memberikan imbauan isu penculikan anak itu kepada masyarakat.

Kata Deddy, ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui masyarakat terkait isu penculikan ini, karena isu ini cukup meresahkan. Di antaranya, masyarakat diminta tidak perlu takut dan resah secara berlebihan. Selain itu masyarakat juga diminta untuk mengecek kebenaran berita tersebut sesuai fakta.

“Yang tidak kalah penting, berikan pemahaman kepada anak agar waspada, hati-hati dan tidak mudah percaya atau terpengaruh oleh orang lain tidak dikenal. Awasi anak Anda apabila berada di luar rumah dan jangan menggunakan barang mewah atau mencolok dan apabila melihat orang yang mencurigakan melapor kepada petugas keamanan,”ujar Deddy, Rabu (1/2/2023).

Kata Deddy, sebelumnya beredar isu penculikan anak yang lokasinya di SD  2 Sumberberas. Dalam pesan berantai itu, dituliskan bahwa penculikan itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB saat istirahat sekolah.

“Isi pesanya yang kami dapat seperti ini. “Bapak ibu guru SD 4 Kedungrejo, baru saja terjadi upaya penculikan di SDN 2 Sumberberas sekitar pkl.09.00 saat istirahat. Kejadian dilapangan dekat sungai, anak sudah dilakban dan dibondo,” tulisnya.

2 dari 2 halaman

Hoaks

“Untung temannya punya keberaniaan untuk melempar, kena kepalanya dan 2 orang butak dan gondrong melarikan diri, kemudian anak yang melempar tadi menolong membuka ikatan tanganya dari lakban, baru lakban dimulut dibuka dilapangan,” tulisnya lagi

Setelah kejadian Pak Bowo (Kepala Sekolah) melapor ke Desa Sumberberas, Korwil, K3S dan sekarang meluncur melapor ke Polsek,” tambahnya.

Sejauh ini, isi pesan penculikan anak itu beredar kepada orang tua. Namun faktanya, isu tersebut Hoaks atau tidak benar alias isu belaka.

“Namun, sebagai orang tua, sebaiknya harap tetap waspada mengingat isu penculikan anak tersebut seringkali diterima tanpa cek dan kroscek. Jadi, isu penculikan anak di Banyuwangi tersebut tidak benar,” tegas Kombes Pol Deddy Foury Millewa. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.