Kemenangan Minho SHINee Tuai Perdebatan, Diduga Langgar Aturan Saat Jalani Marathon

Kontroversi menyelimuti kemenangan Minho SHINee di marathon setelah video menunjukkan pacemaker menyentuhnya.

Diterbitkan 03 November 2026, 13:52 WIB
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kemenangan marathon Minho SHINee kontroversial karena dugaan bantuan pacemaker.
  • Video menunjukkan pacemaker menyentuh punggung Minho, memicu kritik netizen.
  • Aturan World Athletics melarang dukungan fisik untuk mendorong atlet maju.

Liputan6.com, Jakarta - Kemenangan Minho SHINee dalam ajang marathon menuai kontroversi publik usai seorang pacemaker terlihat menyentuh bagian punggung dan pinggang idol k-pop tersebut.

Minho dikabarkan berhasil menyelesaikan JTBC Seoul Marathon dengan catatan waktu 3 jam dan 18 detik, sebuah pencapaian yang kemudian ia bagikan kepada para penggemarnya melalui media sosial.

"Saya melewatkan target di bawah 3 jam hanya dalam selisih 18 detik. Meski begitu, ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Hidup ini seperti maraton," tulis Minho.

Melansir dari The Korea Herald, tak lama setelah pengumuman tersebut dibuat, netizen pun melontarkan beragam kritik dan mendesak pihak penyelenggara agar mendiskualifikasi catatan waktu yang telah diperoleh Minho.

Sementara, pihak lain berpendapat tangkapan layar dari cuplikan video tersebut belum menjadi bukti kuat adanya pelanggaran terhadap regulasi marathon yang diselenggarakan.

Berdasarkan peraturan dari World Athletics, atlet dilarang untuk mendapatkan ‘dukungan fisik’ dari atlet lain, seperti membantu atlet tersebut untuk mendorong maju ke depan.

Atlet hanya diperbolehkan untuk dibantu agar dapat berdiri kembali, bukan dibantu untuk mempercepat lari mereka dengan cara didorong melaju ke depan.

Hingga saat ini, pihak penyelenggara masih belum memberikan klarifikasi resmi mengenai kebenaran di lapangan perihal video yang memperlihatkan Minho SHINee ‘didorong’ oleh seorang pacemaker.

Keputusan akhir nantinya akan bergantung pada regulasi spesifik perlombaan serta hasil evaluasi dari para pengawas pertandingan.

Dari Hobi Olahraga, Jadi Prestasi

Sebelum tampil di ajang maraton ini, Minho baru saja menorehkan prestasi dengan menduduki peringkat ketiga kategori amatir kelompok usia 35-39 tahun pada ajang World Triathlon Cup Tongyeong yang digelar 24 Oktober 2026 lalu.

Tidak hanya itu, saat sang agensi, SM Entertainment, mengadakan program SMTOWN RUN CLUB 26, Minho juga berhasil memperoleh peringkat pertama dalam kategori 10k hanya dengan catatan waktu 48 menit.

Choi Minho juga dikenal sebagai seorang idol yang memiliki kemampuan setara atlet profesional, maka tidak heran apabila penggemar kerap menemui Minho di berbagai kompetisi olahraga untuk atlet tingkat amatir maupun profesional.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Reza The Groove Hadapi Sidang Cerai, Yunita Ajukan 104 Bukti untuk Gugatan Balik

Qorry Layla ApriantiTim Redaksi
Copy Link
Batalkan