Siti Nurhaliza Berduka atas Wafatnya Tun Dr Siti Hasmah, Beri Doa dan Penghormatan Terakhir

Siti Nurhaliza turut berduka atas wafatnya Tun Dr Siti Hasmah di usia 100 tahun. Simak profil dan prestasi doktor wanita perintis Malaysia ini.

Diterbitkan 29 September 2026, 12:44 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ia kemudian menikah dengan Mahathir Mohamad pada 1956, yang saat itu masih berstatus dokter biasa sebelum akhirnya menjadi Perdana Menteri Malaysia. Pasangan ini dikaruniai tujuh orang anak sepanjang pernikahan mereka.

 

Karier dan Prestasi di Bidang Kesehatan

Tun Dr Siti Hasmah tercatat sebagai salah satu dokter wanita Melayu paling awal di Malaysia, memulai kariernya sebagai dokter magang di Hospital Kuala Lumpur pada 1955, sebelum pindah ke Alor Setar, Kedah, dan berfokus pada kesehatan ibu dan anak di wilayah pedesaan. Pada 1965, ia menjadi wanita pertama yang diangkat sebagai Pegawai Medis di Jabatan Kesehatan Ibu dan Anak, dan pada 1974 kembali mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang menjabat Pegawai Kesihatan Ibu dan Anak Negeri.

Sepanjang kariernya, ia aktif mempromosikan pemeriksaan kehamilan, imunisasi anak, program keluarga berencana, hingga edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba. Ia juga pernah menjabat Presiden Persatuan Pandu Puteri Malaysia, Ketua Persatuan Perancang Keluarga Kedah, dan Presiden BAKTI (Kelab Kebajikan Isteri-Isteri Menteri dan Timbalan Menteri).

Di luar bidang kesehatan, Tun Dr Siti Hasmah menjadi kanselir pertama Multimedia University selama 15 tahun, dari 1997 hingga 2012, serta penaung Malaysian Philharmonic Orchestra. Ia turut menerima sejumlah gelar doktor kehormat dari berbagai institusi internasional, termasuk Universiti Kebangsaan Malaysia pada 1991, Royal College of Physicians Irlandia pada 1992, dan Indiana University pada 1994. Meski usianya telah lanjut, ia diketahui tetap tampil bermain biola untuk acara amal hingga usia 90-an tahun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan