Sinopsis dan Review Film Khadam: Teror Makhluk yang Tak Henti Kacaukan Hidup Tuannya

Film Khadam yang dibintangi oleh Aghniny Haque dan Remy Ishak akan tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu (16/9/2026).

Diterbitkan 15 September 2026, 13:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film horor "Khadam" kolaborasi Malaysia-Indonesia segera tayang di bioskop.
  • Melor harus menghadapi Khadam yang memberontak, mengancam keselamatan keluarganya.
  • Aghniny Haque tampil memukau sebagai tunawicara, menunjukkan emosi mendalam.

Liputan6.com, Jakarta - Pekan ini, film horor dengan tajuk Khadam akan masuki sinema Tanah Air. Film yang dibintangi oleh aktris Indonesia Aghniny Haque tersebut merupakan sebuah proyek kolaborasi dua negara serumpun, Malaysia dan Indonesia.

Film yang berlatar tempat di Negeri Jiran tersebut dibuka dengan seorang puan tunawicara bernama Melor (Aghniny Haque) yang tinggal di sebuah rumah yang terletak di tengah hutan.

Bersama kedua anaknya, Puteh (Zarra Zaff) dan Hitam (Karl El), mereka merawat sang nenek (June Lojong) yang kian hari semakin sakit tak karuan akibat Khadam, makhluk gaib yang mendampingi manusia untuk membantu, yang sudah mulai memberontak.

Ketika makhluk tersebut tidak bertuan atau tidak diberi makan, maka ia akan terus meracau. Satu demi satu masalah terus muncul di rumah Melor dan keluarga. Ibu dari dua anak itu pun akhirnya memutuskan untuk menjadi tuan dari Khadamnya.

Rumah pun kembali tentram, makhluk tersebut menjalankan tugasnya sebagai pelayan dengan sangat baik. Begitu pun Melor yang hari demi hari terus memberikan makanan kepadanya.

Makhluk yang Terus Memberontak

Sang adik, Manis (Siti Khadijah Halim), dan sang suami, Awang (Remy Ishak), yang sedang tinggal di kota pun kembali ke rumah untuk menemani Melor dan anak-anaknya.

Makhluk gaib tersebut terus saja memberikan kenikmatan dan kemudahan. Manis yang melihat itu sebagai perbuatan syirik terus mengajak sang kakak untuk berhenti menjadi tuan dari makhluk itu.

Makhluk itu pun seringkali memberontak ketika orang-orang di sekitar Melor yang terus mencoba untuk mengusirnya dari dalam diri Melor. Ia dengan sangat mudah menyakiti Manis, Puteh, Hitam, Awang, bahkan diri Melor sendiri ketika dirinya sudah tidak bisa memegang kontrol Khadamnya itu.

Akankah Melor dapat menyelamatkan keluarganya dari ancaman oleh Khadam dirinya tersebut?

Film Horor dengan Kepedihan Emosi yang Mendalam

Salah satu film horor menarik yang tidak selalu memperlihatkan elemen seram yang tampak di mata. Namun, juga memadupadankannya dengan suara-suara menegangkan dan sinematografi yang terasa sangat sunyi dan sesak ketika dilihat.

Tidak hanya itu, film ini justru menunjukkan persoalan tentang sebuah perjuangan keluarga yang rela berkorban untuk orang-orang tersayang. Penonton benar-benar diajak untuk menyelami kepedihan emosi yang dialami tiap karakter.

Chemistry para karakter mulai dari kakak-adik, suami-istri, ibu-anak, dan ayah-anak terlihat sangat natural dan terasa keintimannya masing-masing ketika mereka saling beradu akting.

Akting Aghniny Haque Tanpa Suara

Aktris Tanah Air terus banggakan nama Indonesia dengan bintangi film internasional, kali ini Aghniny Haque yang debut dalam layar lebar Malaysia bersama deretan aktor dan aktris asal Negeri Jiran tersebut.

Diasumsikan akan bicara bahasa Melayu, Aghniny tampil berbeda dengan perankan karakter Melor yang merupakan seorang tunawicara. Ia bicara menggunakan bahasa isyarat yang tampak sangat fasih sepanjang film.

Pertama kalinya juga perankan seorang ibu, aktris berusia 29 tahun tersebut berhasil membangun chemistry dengan kedua anaknya dalam film itu. Emosi perjuangan yang dibawakannya benar-benar terasa nyata.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Zendaya di Emmy Awards 2026, Ini Momen Bersama Tom Holland hingga Baca Nominasi

Nola Vemiliana, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan