Sederet Artis hingga Beauty Pageant Internasional Ramaikan Safari Bazaar 19

Safari Bazaar 19 makin glamor dengan kehadiran beauty pageant internasional dan penampilan Grace Sidabutar, Ivana Berliana, hingga Talitha Salsabila.

Diterbitkan 12 September 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Victoria Square juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan. Ia menilai kehadiran tamu dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Kota Tangerang.

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada manajemen Victoria Square," ujar Boyke Urif Hermawan.

Grace Sidabutar hingga Talitha Salsabila Bikin Suasana Makin Meriah

Bukan cuma para beauty pageant yang menjadi sorotan. Panggung Safari Bazaar 19 juga diramaikan sederet nama dari dunia musik dan entertainment.

Di Signature Park Grande, Maple Park, dan Victoria Square, penampilan Grace Sidabutar, Nagia Halisa, Ivana Berliana Hutauruk, dan Talitha Salsabila menjadi salah satu hiburan yang ditunggu pengunjung. Kehadiran mereka membuat konsep Safari Bazaar terasa semakin dekat dengan acara entertainment, bukan sekadar bazaar komunitas.

Suasana meriah juga hadir di berbagai aktivitas interaktif. Bertepatan dengan momentum kemerdekaan RI, pengunjung diajak mengikuti lomba makan kerupuk, pindah bendera, sepeda hias, memasukkan pensil ke botol, tarik tambang, tenis meja, balap kelereng, mewarnai, hingga kolase.

Ada pula perform Taichi dan Line Dance, senam bersama, serta Pop Up Class SAIKI Discovery Club yang membuat area acara semakin hidup.

Sementara itu, Safari Bazaar di Sahid Sudirman Residence pada Rabu dan Kamis, 5–6 Agustus 2026, mengusung tema Back to 90's. Konsep nostalgia tersebut hadir lewat jajanan dan makanan tempo dulu, acara memasak, pembagian makanan gratis, hingga spot foto menggunakan kamera 360.

Sebanyak 53 booth dari brand besar serta pelaku UKM, menengah, dan besar ikut berpartisipasi. Salah satu spot yang ikut mencuri perhatian adalah booth Waroeng Kite dengan tema Jajanan Jadoel Tempoe Doeloe.

 

Safari Bazaar Jadi Panggung Baru Talenta RINS Entertainment

Di balik kemunculan para artis dan beauty pageant, Safari Bazaar 19 juga membawa agenda besar di industri musik. RINS Kombis mulai mengembangkan Safari Bazaar sebagai wadah talent scouting yang terhubung langsung dengan RINS Entertainment.

Konsep ini lahir dari pengalaman selama 18 putaran Safari Bazaar sebelumnya. Ruby Herman selaku Presdir RINS Kombis melihat banyak talenta lokal memiliki kemampuan, tetapi belum mendapat akses yang cukup untuk masuk ke industri musik profesional.

"Awal Ide ini lahir dari pengamatan selama 18 putaran sebelumnya, di mana panggung Safari Bazaar terus diisi oleh talenta-talenta lokal luar biasa yang belum memiliki wadah resmi untuk masuk ke industri rekaman. RINS Kombis memutuskan untuk tidak hanya memberi ruang tampil, tetapi juga memfasilitasi karya mereka secara profesional," tutur Ruby Herman.

Bertepatan dengan Safari Bazaar 19, RINS Entertainment juga memperkenalkan tiga single debut yang dibawakan para talent mereka. Ada Ivana Berliana dengan lagu Beda Prinsip, Thalita Salsabila lewat Cinta Yang Mendewasakan, serta grup vokal Mov4 dengan single Alpha Women.

Para talent tersebut mendapat panggung khusus untuk memperkenalkan karya mereka kepada pengunjung. Konsep live audition dan panggung apresiasi bakat lokal juga menjadi bagian dari gelaran Safari Bazaar 19 dan mendapat antusiasme dari pengunjung.

"Rencana Ke Depan, kita akan mengembangkan ekosistem musik dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan bakat (talent development), produksi single, distribusi digital, hingga pembuatan showcase berkala di Safari Bazaar dan acara skala nasional lainnya," tambah Ruby.

RINS Kombis juga menetapkan sejumlah kriteria bagi talent yang ingin bergabung, mulai dari memiliki karakter dan orisinalitas musikal, komitmen serta etika kerja, hingga attitude yang baik.

Sementara itu, Safari Bazaar sendiri telah melakukan evaluasi setelah memasuki putaran ke-19. Ruby menyebut konsep kolaborasi antara bazaar, komunitas, seni, musik, dan hiburan menjadi salah satu kekuatan utama acara tersebut.

"Perjalanan Safari Bazaar hingga putaran ke-19 membuktikan konsistensi dan daya tahan Safari Bazaar sebagai wadah interaksi komunitas, UKM, menengah dan hiburan cukup bisa diandalkan. Secara umum perhelatan Safari Bazaar ini memiliki beberapa keunggulan, dan keunggulannya terletak pada konsep kolaborasi yang memadukan bazaar UKM, menengah dan besar, panggung ekosistem seni/musik lokal, serta suasana kekeluargaan yang dekat dengan pengunjung. Trade mark utamanya adalah komitmen untuk selalu memberdayakan talent lokal di setiap titik penyelenggaraan," terang Ruby Herman.

Untuk putaran ke-20 pada Oktober 2026, RINS Kombis dan empat proyek hunian juga menyiapkan konsep yang lebih besar dengan kemungkinan menghadirkan grand showcase, festival UKM, konser mini yang menampilkan seluruh talent RINS Kombis, kolaborasi dengan seniman lintas disiplin, serta booth tematik eksklusif.

"Perayaan Milestone (Safari Bazaar 20th Edition) ini akan dikemas sebagai panggung perayaan perjalan panjang Safari Bazaar. Kemungkinan aka nada Konsep Grand Showcase menggabungkan festival UKM, menengah dan besar terbesar dengan konser mini yang menampilkan seluruh talent RINS Kombis, kolaborasi dengan seniman lintas disiplin, serta deretan booth tematik eksklusif," tutup Ruby Herman.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Guntur MerdekawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan