Sempat Takut, Ini Alasan Ayah Thalita Latief Akhirnya Jalani Operasi Jantung Bentall

Sebelum meninggal dunia, ayahanda Thalita Latief sempat menjalani operasi jantung. Baca selengkapnya di sini yuk...

Diterbitkan 11 September 2026, 14:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ayah Thalita takut operasi jantung, namun memberanikan diri karena sakit parah.
  • Tidak ada pesan khusus dari ayah Thalita karena kondisi sudah drop dan sakit panjang.
  • Ayah dikenal suka bercanda, cucu jadi penyemangat, meninggalkan kenangan indah.

Liputan6.com, Jakarta - Thalita Latief menceritakan pergolakan batin sang ayah, Riki Isman Latief, sebelum memutuskan menjalani operasi bypass Bentall jantung. Menurutnya, ayahnya sempat merasa takut menjalani operasi tersebut. Keputusan itu diambil setelah melalui pertimbangan yang cukup panjang.

"Pasti. Sebenarnya dia takut, gitu, dia takut. Jadi sebenarnya mau yang bedah ben- Bentall jantung ini dia takut, gitu. Tapi maju mundur maju mundur maju mundur, tapi akhirnya dia memberanikan diri sih, karena mungkin dia udah ngerasa sakit gitu badannya. Jadi ya udah, pasrah," ujar Thalita Latief saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Kamis (10/9/2026).

Tidak Ada Pesan Khusus

Thalita mengatakan, tidak ada pesan khusus yang disampaikan ayahnya menjelang wafat. Ia menyebut proses sakit ayahnya berlangsung panjang, mulai dari operasi besar hingga akhirnya mengalami pendarahan dan komplikasi.

Sakit Sudah Lama

"Kalau pesan, kalau beberapa hari ini sebelum meninggal enggak ada, karena dia kondisinya udah drop terus ya gitu, kalau maksudnya pesan-pesan secara khusus. Tapi kan proses ini kan panjang ya, bukan hanya pas di ICU," katanya.

'Kan dari sebelum yang, dari yang operasi besarnya, pasca operasinya sampai akhirnya dia nge-drop, pendarahan, terus dia komplikasi. Jadi kan prosesnya panjang," sambungnya.

Ayah Suka Bercanda

Ia menambahkan, sang ayah dikenal sebagai sosok yang suka bercanda meski dalam kondisi sakit. Menurutnya, hal itu menjadi kenangan indah bagi keluarga.

"Pada saat dia recovery di bedah yang pertama, dia, ya Papiku kan orangnya emang seperti lihat kan ramai ya yang ini. dia orangnya kan emang suka nge-jokes gitu, terus suka asbun gitu loh, suka kayak, ya gitulah dia," katanya.

Kenangan Indah

"Jadi ya kalau pesan yang khusus gimana-gimana sih ya enggak ya gitu, tapi kayak lebih suka bikin kita jadi ketawa gitu loh dengan tingkahnya dia gitu, walaupun dia di rumah sakit. Ya paling kenangan-kenangan itu sih gitu, kenangan-kenangan, ya kenangan lah, kenangan-kenangan indah lah gitu," tambahnya.

Cucu Jadi Penyemangat

Thalita juga menyebut, kehadiran cucu menjadi salah satu penyemangat ayahnya selama sakit meski kondisi tubuhnya sudah tidak memungkinkan. "Terutama cucu sih, kalau cucu itu udah obat banget buat dia ya, semangat gitu dia langsung. Tapi ya gitu, udah terlalu komplikasi, walaupun semangat tapi badannya udah nggak sanggup, gitu. Badannya udah capek," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

HASUT Jadi Film Horor Tak Biasa, Hadirkan Teror Di Hutan Siang Hari

Wulan Noviarina AnggrainiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan