- WAMI menyalurkan Rp45 miliar royalti ke 7.000+ anggota, meningkat dari sebelumnya.
- Dana berasal dari penggunaan digital, non-digital, dan klaim tertunda.
- WAMI berkomitmen tingkatkan layanan distribusi royalti yang transparan dan akurat.
Liputan6.com, Jakarta - WAMI menyalurkan royalti senilai Rp45 miliar kepada lebih dari 7.000 anggota pada Distribusi Royalti Periode II Tahun 2026, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Dana tersebut berasal dari pengelolaan royalti penggunaan karya musik secara digital dan non-digital, termasuk klaim yang sebelumnya tertunda karena pencipta belum terdaftar sebagai anggota LMK.
Perkumpulan Wahana Musik Indonesia (WAMI) selaku Lembaga Manajemen Kolektif mencatat total royalti yang disalurkan pada periode ini mencapai Rp45 miliar. Jumlah tersebut menjangkau lebih dari 7.000 anggota, terdiri dari pencipta lagu dan penerbit musik di seluruh Indonesia.
Sumber dana distribusi ini berasal dari tiga jalur utama: penggunaan karya musik secara digital, penggunaan secara non-digital, serta klaim royalti yang sebelumnya belum bisa disalurkan karena pencipta bersangkutan belum terdaftar sebagai anggota LMK. Ketiga jalur ini digabung dalam satu siklus distribusi Periode II 2026.
Direktur Utama WAMI: Peningkatan Jadi Motivasi Tingkatkan Layanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322894/original/081825600_1786592695-23102.jpg)
President Director WAMI, Adi Adrian, menilai kenaikan nilai distribusi ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan ekosistem musik Indonesia. Ia menegaskan pentingnya kualitas layanan dalam proses pengelolaan dan pendistribusian royalti ke depan.
"Alhamdulillah, nilai distribusi pada periode ini mengalami peningkatan. Ini tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi para anggota sekaligus menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Kami ingin memastikan proses distribusi semakin transparan, akurat, dan tepat waktu di setiap periodenya," ujar Adi Adrian.
Daftar Komposer dengan Perolehan Royalti Tertinggi
Salah satu sorotan dari distribusi periode ini adalah kemunculan sejumlah nama komposer dengan perolehan royalti tinggi. WAMI menegaskan daftar berikut bukan merupakan peringkat, sehingga tidak menggambarkan posisi satu komposer dibandingkan komposer lain.
WAMI menyebut Roby Satria dari Geisha, Eross Candra dari Sheila On 7, Daniel Baskara Putra dari Hindia dan .Feast, Pasmarizal, serta Ade Nurulianto dari Govinda.
Karya-karya yang turut dikenal dari para komposer tersebut di antaranya Mangu, Melompat Lebih Tinggi, everything u are, Satu Rasa Cinta, dan Hal Hebat. Namun, WAMI menegaskan daftar tersebut bukan merupakan peringkat sehingga tidak menunjukkan posisi satu komposer dibandingkan komposer lainnya.
Kapan Royalti Periode II 2026 Ini Cair?
Kenapa nilai royalti tiap pencipta lagu berbeda-beda? WAMI memperhitungkan frekuensi penggunaan karya, jenis penggunaan, kelengkapan data penggunaan, besaran dana pada tiap kategori, hingga ketentuan distribusi yang berlaku. Kombinasi faktor ini membuat nilai yang diterima setiap pencipta bisa berbeda meski sama-sama terdaftar sebagai anggota.
Dengan kata lain, besar-kecilnya royalti bukan semata soal popularitas lagu, melainkan hasil perhitungan berlapis yang disesuaikan dengan pola penggunaan karya di lapangan.
Laporan distribusi telah dikirimkan ke seluruh anggota dalam format terenkripsi. Transfer royalti bagi anggota yang memenuhi syarat administrasi dilakukan secara bertahap, ditargetkan rampung paling lambat tiga hari kerja setelah laporan distribusi dikirimkan.
Distribusi periode ini menjadi bagian dari komitmen WAMI untuk memastikan karya musik memberikan manfaat ekonomi yang layak bagi para penciptanya.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306125/original/027820500_1784862750-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-24T101123.644.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299565/original/093541200_1784264989-cek_fakta_magang_nasional_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322150/original/091705800_1786518970-HOAX__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322903/original/066809300_1786593258-g_2025_08_19_r_adi_kla_project-20250819-017-busan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296464/original/086076000_1784015114-icona.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322082/original/051267900_1786515691-1000608788.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322885/original/014042700_1786592521-MV5BMDk2OWU4MDktYTgzOS00MTMzLTk1OGMtYzczN2VjM2RhZjdjXkEyXkFqcGc_._V1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6193457/original/027396700_1779073099-WhatsApp_Image_2026-05-18_at_09.46.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261565/original/096672800_1781745565-ALI10509.jpg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322669/original/029134600_1786552834-Chun_Qiang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322666/original/030660700_1786552008-maxresdefault.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7090585/original/072402300_1779871976-IMG_0110_3_.jpeg)