- Kepergian Trisno membuat PAS Band tidak yakin arah musiknya ke depan.
- Musik PAS Band selalu dipengaruhi kondisi pribadi personelnya, membuatnya jujur.
- Mereka menunda karya baru untuk memberi ruang duka kehilangan Trisno.
Liputan6.com, Jakarta - PAS Band dikenal sebagai grup musik yang selalu mengubah warna musik mereka di setiap album. Namun, kepergian Trisno sebagai bassist sekaligus salah satu pilar kreatif membuat Sandy merasa masa depan musik mereka masih menjadi tanda tanya.
Sandy menjelaskan bahwa arah musik PAS Band selalu mengikuti perasaan dan kondisi pribadi masing-masing personelnya. Tanpa kehadiran Trisno, mereka merasa ada sesuatu yang hilang dalam proses kreatif yang biasanya mereka jalani.
"Enggak tahu. Kalau akan seperti apa kita enggak tahu, karena ada Trisno aja kita selalu berubah-rubah," ujar Sandy PAS Band saat ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (3/8/2026).
Karya Lahir dari Situasi Nyata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313214/original/037903400_1785595556-IMG-20260801-WA0074.jpg)
Selama ini, karya-karya PAS Band tercipta dari situasi nyata yang mereka alami, mulai dari masalah keuangan hingga urusan pribadi. Hal itulah yang menurut Sandy membuat musik mereka selalu disukai dan terasa jujur bagi para pendengar.
"Pas Band adalah sebuah band yang karya-karyanya dipengaruhi dengan situasi pribadi-pribadi personilnya. Lagi enggak punya duit, kusut. Tapi itu yang disukain orang," ungkap Sandy.
Beri Ruang Kehilangan Trisno
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313232/original/051494600_1785597252-WhatsApp_Image_2026-08-01_at_6.43.55_PM_2.jpeg)
Meskipun saat ini para personel sudah memiliki beberapa ide di kepala, mereka memilih untuk tidak terburu-buru mengeksekusinya. Mereka ingin memberikan ruang bagi diri sendiri untuk merasakan duka atas kehilangan Trisno.
"Kita ngerasain kehilangan yang luar biasa gitu ya. Udah ada di kepala, mau bikin ini, mau bikin ini. Tapi ntar dulu deh, kita tulisnya nanti aja," ucapnya.
Sandy menegaskan bahwa mereka akan membiarkan segalanya mengalir secara alami tanpa paksaan. Baginya, karya yang bagus akan lahir saat mereka sudah benar-benar siap secara mental untuk kembali berkarya.
"Kalau nantinya akan jadi sebuah karya, biarlah ini mengalir sesuai izin Allah. Itu aja," tutup sang drummer.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313159/original/083268000_1785589741-IMG-20260801-WA0075.jpg)