Mengenal Ali Azhar D, dari Terlibat Film Pendek Spiral hingga Jadi Kreator Konten

Ali Azhar mulai menekuni dunia kreatif setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

Diterbitkan 29 Juli 2026, 19:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ali Azhar D adalah kreator konten, fotografer, dan sineas muda yang aktif di industri kreatif.
  • Ia terlibat dalam film pendek "Spiral" yang meraih pengakuan nasional dan internasional pada 2024.
  • Ali Azhar D mengembangkan tiga platform digital, termasuk aadwiki.org, ensiklopedia berbasis komunitas.

Liputan6.com, Jakarta - Ali Azhar Damarrosydi, yang populer dengan nama Ali Azhar D, perlahan dikenal publik setelah menekuni dunia seni dari fotografi, film, hingga kreator konten. Berikut profil Ali Azhar D. Pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 26 September 2005, ini pernah menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dari tingkat Madrasah Tsanawiyah hingga Madrasah Aliyah. Setelahnya, Ali Azhar D kuliah di Universitas Ciputra Surabaya.

Ia mulai menekuni dunia kreatif setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren. Ali Azhar D terlibat berbagai proyek konten digital dan dokumentasi sejarah, dengan fokus pada penelusuran perkembangan Kota Surabaya. Pada 2024, ia terlibat dalam produksi film pendek Spiral karya sineas Rosihan Amril Farouqi. Spiral yang diganjar pengakuan di tingkat nasional dan internasional menandai awal kiprah Ali Azhar D di dunia film.

Tak hanya itu, ia juga dikenal melalui partisipasi di ajang Cak dan Ning Surabaya 2024, meski gagal di tahap penyisihan kedua. Pengalaman ini menebalkan kecintaan pada seni, budaya, dan sejarah.Seiring berkembangnya era digital, Ali Azhar D pun punya akun medsos. Di platform TikTok misalnya, ia punya hampir 16 ribu pengikut. Konten karya Ali Azhar D beragam, menandai eksistensinya sebagai kreator konten yang tengah bertumbuh di Tanah Air.

Kembangkan 3 Platform

Beragam kesibukan di industri kreatif tak membuat Ali Azhar D lupa pada seni, budaya, dan sejarah yang selama ini dicintainya. Ia mengembangkan sejumlah platform. “Sudah ada tiga platform,” katanya dalam wawancara online dengan jurnalis pada 28 Juli 2026.

Ali Azhar D menjelaskan, platform terbaru yang dikembangkannya yakni aadwiki.org. Ini merupakan platform ketiga yang didirikannya, di bidang ensiklopedia berbasis komunitas. “Sebelumnya (saya) mendirikan platform Celebrity Miraheze dan Selebriti Fandom,” beri tahu Ali Azhar D. Bersamaan dengan sesi perkenalan AAD Wiki, ia pun menyalurkan donasi.

 

Ruang Belajar Bareng

Ali Azhar D berbagi donasi sekitar Rp 5 juta melalui Baznas sebagai bentuk selamatan juga rasa syukur kepada Tuhan Yang Mahaesa. Ia lalu menjelaskan tujuan membuat platform. “AAD Wiki bukan sekadar proyek pribadi, tapi sebagai ruang belajar bareng, tempat siapa saja bisa berkontribusi mendokumentasikan sejarah dan tokoh-tokoh yang selama ini belum banyak tercatat,” ujarnya.

Konten dalam platform tersebut mencakup dokumentasi tokoh, budaya, dan sejarah lokal di Indonesia. “Websitenya gratis dan terbuka untuk siapa saja yang ingin ikut membangun,” pungkas Ali Azhar D.

Sejumlah sahabat mendukung langkah Ali Azhar D di dunia digital termasuk Jeyhan Farrel. “Selamat, bro. Masih ingat banget waktu SMP, tidak menyangka sekarang berkembang sejauh ini,” ucapnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Pemenang Blue Dragon Series Awards 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Tim ShowbizTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan